Hadapi New Normal, 6 Hal Ini Perlu Kamu Lakukan Agar Tetap Sehat

Memasuki tiga bulan pandemi corona, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan demi memutus rantai penyebaran COVID-19. Mulai dari penerapan physical distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di beberapa daerah yang masuk zona merah. Kini, pemerintah mulai kembali mensosialisasikan kebijakan baru yang disebut new normal. Sesuai dengan istilahnya, new normal adalah fase ketika aktivitas publik kembali dilaksanakan secara normal namun dengan mengedepankan protokol pencegahan virus corona. Di fase ini, tempat-tempat seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga sekolah pun akan kembali dibuka secara bertahap. Dengan adanya kebijakan ini, otomatis kita juga harus bekerja ekstra untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga agar imunitas tetap kuat. Berdasarkan e-book yang diterbitkan Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) berjudul Serba COVID, Cegah COVID-19 Sehat untuk Semua, dijelaskan bahwa cara untuk menjaga daya tahan tubuh adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Bagaimana caranya? Berikut ini tips yang bisa dilakukan agar daya tahan tubuh lebih kuat dalam menghadapi new normal:

Dengan pola makan yang lebih sehat dan penuh nutrisi, kualitas kesehatan otomatis akan ikut meningkat. Kebiasaan makan sehat bisa dimulai dengan mengurangi makanan tinggi lemak jahat, mengurangi makanan olahan, dan perbanyak makanan bergizi yang tinggi antioksidan. Misalnya makanan yang tinggi vitamin C seperti pada buah-buahan, paprika, hingga brokoli. Dilansir Healthline, antioksidan pada makanan yang mengandung vitamin C berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan begitu, tubuh pun akan terasa lebih prima dan daya tahan tubuh terjaga dengan baik.

Untuk memenuhi asupan cairan harian, kita dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 8 gelas air setiap hari. Tapi tak hanya berfungsi menambah cairan tubuh agar tidak mudah dehidrasi, asupan air putih yang cukup juga bisa meningkatkan kesehatan tubuh. Air putih juga bisa membantu memaksimalkan fungsi otak, menjaga tekanan darah, melancarkan peredaran darah, hingga meningkatkan kesehatan di sistem pencernaan kita.

Meski intensitas kegiatan fisik berkurang selama pandemi, olahraga tetap harus dibiasakan agar tubuh tidak mudah lemas dan kehilangan energi. Memasuki fase new normal ini, sebaiknya tetap biasakan berolahraga sebelum melakukan aktivitas harian. Selain membuat tubuh lebih bugar, olahraga juga bisa meningkatkan mood baik sekaligus meminimalisir efek gangguan kecemasan. Mood yang lebih stabil secara tidak langsung tentu akan berdampak baik pada kekebalan tubuh selama menghadapi pandemi.

Terlihat sederhana memang, namun istirahat punya peran yang sama pentingnya dengan makan dan olahraga, lho. Apalagi di tengah pandemi corona yang kini belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti, tidur bisa membantu memaksimalkan metabolisme tubuh sekaligus menjaga daya tahan tubuh. Kita dianjurkan untuk tidur minimal 8 jam setiap harinya. Dengan durasi tidur yang cukup, badan akan terasa lebih segar saat bangun, mood baik meningkat, dan fungsi organ tubuh pun bisa bekerja lebih maksimal.

Selain physical distancing atau menjaga jarak dengan banyak orang, menjaga kebersihan tubuh adalah salah satu cara untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Baik saat berada di rumah, maupun ketika diharuskan untuk berada di luar rumah, protokol kesehatan untuk mencegah corona harus tetap diterapkan. Saat diharuskan beraktivitas di luar, selalu cuci tangan dengan sabun setelah menyentuh permukaan barang dan sediakan hand sanitizer serta masker cadangan di dalam tas. Setelah kembali dari bepergian, jangan lupa juga untuk mandi dan mencuci semua pakaian yang dikenakan untuk meminimalisir kontaminasi virus.

Makanan yang kita santap setiap hari belum tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Oleh karena itu, suplemen bisa menjadi solusi untuk membantu memenuhi asupan nutrisi harian agar stamina tubuh tetap terjaga, salah satunya vitamin C. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) juga menyatakan bahwa vitamin C merupakan salah satu vitamin yang sangat dibutuhkan untuk penanganan COVID-19. Suplemen vitamin C yang dikonsumsi sebagai pendamping makanan bergizi bisa membantu produksi sel darah putih (limfosit) dan mencegah sel darah putih dari kerusakan oleh radikal bebas. Nah, sel darah putih tersebut bertugas sebagai antibodi yang mencegah infeksi virus dan bakteri.

Wakil Bupati Demak Lakukan Monitoring Kearsipan Dan Pelayanan Dindukcapil Kab. Demak

Demak – Siang ini (3/6), Wakil Bupati Demak, Djoko Susanto menyambangi Dindukcapil Kab. Demak untuk melihat kondisi pelayanan dan ruang arsip milik Dindukcapil Kab. Demak. Dengan didampingi oleh Sekretaris Dindukcapil Kab. Demak, Eni Susiani, SE, MH dan Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data, Rudy Hartono, S.IP, Djoko berkeliling memasuki setiap ruangan di Dindukcapil Kab. Demak. Dimulai dari ruang arsip, Seketariat hingga di ruang pelayanan dan ruang pencetakan dokumen kependudukan.

Djoko menuturkan bahwa kondisi ruang arsip di Dindukcapil Kab. Demak kurang representatif, banyaknya arsip dinamis yang terdiri dari dokumen Akta Kelahiran yang jumlahnya setiap hari semakin bertambah, membuat Dindukcapil Kab. Demak harus memiliki gedung tersendiri untuk menyimpan arsip-arsip tersebut.

Disinfodemic, Meningkatnya Arus Misinformasi Terkait Pandemi Covid 19

Demak – Rabu (3/6), Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan UNESCO telah memperingatkan disinfodemic menjadi hal yang membahayakan saat pandemi COVID-19 ini.

Banyaknya informasi palsu yang beredar mengenai COVID-19 membawa penyakit tersendiri karena menyulitkan kita untuk memilah informasi yang benar dan mengetahui sumber aslinya. Oleh karena itu, berbagai pihak harus bekerja sama untuk memproduksi konten dan informasi yang bertanggung jawab, termasuk para influencer dan jurnalis di media. Nah, khusus untuk Sobat Mindukcapil Demak, kita harus lebih kritis lagi ya dalam menyerap berita dan selalu saring dulu sebelum menyebarkannya kembali!

BPBD: Rob Wilayah Demak Pernah Setinggi 180 Cm

Demak – Persoalan pasang air laut atau rob memang kerap melanda di pesisir laut utara, salah satunya di pesisir wilayah Kabupaten Demak. Kepala Pelaksana BPBD Demak, Agus Nugroho LP mengatakan, jika persoalan rob sudah dialami masyarakat di sejumlah wilayah utara Demak sejak 2009. 

Meski saat itu, rob masih tidak terlalu tinggi dan mengganggu aktifitas masyarakat wilayah tersebut. “Rob ini kan sudah mulai berdampak pada tahun 2009. Itu sudah mulai kelihatan, tapi memang belum mengganggu aktifitas warga. Rob mulai masuk rumah-rumah warga itu di tahun 2011-2012,” ujarnya saat dihubungi Ayosemarang.com, Selasa (2/6/2020).

Agus menambahkan, jika pada bulan Desember 2011 lalu, kondisi rob di beberapa wilayah mencapai 180 cm. Kondisi itu pun melumpuhkan aktifitas warga di sekitar wilayah terdampak rob. “Di wilayah Kecamatan Sayung paling parah. Ketinggian antara 20 sampai 110 cm. Itu pernah di 2018 lalu rob sampai 180 cm. Hampir dua meter,” terangnya. Agus menjelaskan, menurutnya, dari penelitian yang dilakukan tim BPBD Demak, Tim dari Undip, dan Tim dari Belanda ada satu cara untuk mengatasi minimal mengurangi tingginya rob di wilayah Sayung tersebut. “Bisa dibilang satu-satunya cara atau jalan agar rob di Sayung bisa terkurangi itu hanya dengan normalisasi sungai dan perbaikan saluran sungai. Yakni sungai Dombo dan Sungai Babon. Adapun salah satu faktornya, adalah sedimentasi sungai,” katanya. Adapun rob saat ini, ada beberapa desa yang terdampak. Yakni di Kecamatan Sayung, ada 13 desa yang terdampak, dari jumlah total 20 desa. Lalu Kecamatan Karangtengah ada 2 desa yang terdampak, Kecamatan Bonang ada 3 desa, dan Kecamatan Wedung ada 4 desa yang rob.

Update Covid-19 Jateng, DPD Dirawat 739 Orang, Sembuh 868

Semarang – Hingga Rabu (3/6/2020) pukul 21.40 WIB, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait Covid-19 di Jawa Tengah mencapai 36.049. Angka tersebut berdasarkan update data dari laman corona.jatengprov.go.id. Selain itu, sebanyak 739 orang tercapat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dalam perawatan. Sementara untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jateng, tercatat ada 1.553 kasus. Dimana 581 dirawat, 104 meninggal, dan 868 sembuh

Adapun untuk data di atas bisa berubah sewaktu-waktu. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan, masyarakat sudah bisa mengupdate data terkait Covid-19 di Jateng melalui website corona.jatengprov.go.id. Dalam website itu, telah diterangkan data jumlah pasien, peta persebaran hingga rumah sakit yang menangani.  Ganjar pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik.  Apabila mengalami gejala-gejala yang mengarah ke Virus Korona segera periksa ke rumah sakit yang telah direkomendasikan oleh pemerintah. Selain itu jangan lupa cuci tangan setelah melakukan aktivitas, katanya.(AyoSemarang).

Yuk Sering Senyum

Demak – Rabu (3/6), Senyum adalah ibadah itu emang bener kok! Manfaat senyum itu nggak cuma dirasakan oleh kamu sendiri tapi juga bikin orang lain bahagia karena melihat sikap ramah tersebut.⠀
⠀
Udah banyak juga penelitian ilmiah yang mengkonfirmasi kalo senyum tulus bisa meningkatkan suasana hati yang baik. Pengaruhnya nggak cuma untuk psikis tapi hebatnya juga baik untuk kesehatan fisik kita. Biar makin yakin untuk selalu senyum, simak manfaatnya pada inografis diatas Jangan jutek-jutek ya Sobat Mindukcapil Demak.⠀

SEJIWA, Layanan Psikologi Untuk Sehat Jiwa

Demak – Rabu (3/6), Perubahan-perubahan drastis yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 dapat menyebabkan kesehatan jiwa terganggu.
Pemerintah menyediakan layanan psikologi SEJIWA melalui hotline 119 ext 8 untuk membantu masyarakat. SEJIWA juga memiliki layanan dan pertolongan khusus untuk kasus KDRT, Kekerasan Seksual, dan Kekerasan Terhadap Anak.

Yuk Sobat Mindukcapil Demak, ikut bantu lindungi sesama dengan menyebarkan layanan ini kepada yang membutuhkan. Tetap jaga jiwa kita dalam masa pandemi.

Perkembangan Covid 19 Di Indonesia

Demak – Update Perkembangan COVID-19 di Indonesia per tanggal 3 Juni 2020 pukul 12.00 WIB. Jumlah kasus terkonfirmasi positif #COVID19 di Indonesia menjadi 28.233 kasus dengan 8.406 sembuh dan 1.698 meninggal.

Tetap di #rumahsaja dan #jagajarak untuk memutus rantai penularan COVID-19. Bersama kita #lawancovid19#dirumahaja.

APD Lengkap Merupakan Aturan Kesehatan Yang Harus Dipatuhi Bagi Operator KTP-el Saat Rekam Data Warga

Demak – Rabu (3/6), Masih seperti biasanya di Kecamatan Karanganyar telah dilakukan pelayanan adminduk yaitu rekam data KTP-el. Seperti halnya wang dilakukan warga Ngaluran nama Wafiq Nurul Maulidia telah direkam data biodata, pas photo, tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. Dan telah memeriksa serta menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sendiri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP-el.

Endang Sulistyowati, Operator Dindukcapil Kab. Demak di TPDK Kecamatan Karanganyar ini harus memakai APD (Alat Perlindungan Diri) lengkap, yang terdiri dari maker, baju hazmat, face shield dan sarung tangan saat melayani warga yang mengajukan perekaman data KTP-el supaya mencegah tertularnya virus corona.

Babak Baru SP2020

Demak – Rabu (3/6), Laman Sensus Penduduk Online telah berganti. Ucapan terima kasih ditujukan pada seluruh penduduk yang telah berpartisipasi. Hingga akhir periode pelaksanaan, tercatat 51.36 juta penduduk yang telah berpartisipasi mulai 15 Februari hingga 29 Mei 2020.

Bagi yang belum berpartisipasi, akan ada kegiatan pendataan penduduk pada bulan September 2020. Kami akan datang lagi untuk #MencatatIndonesia. Mekanisme pendataan lapangan akan kami sampaikan nanti, menyesuaikan kondisi pandemi.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial