Harga Daging Ayam Makin Mahal Usai Lebaran

SEMARANG — Pasca-lebaran, harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Semarang masih terpantau tinggi.

Berdasarkan data yang dihimpun dari situs Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi Jawa Tengah (SiHati), harga daging ayam sudah mulai mengalami peningkatan sejak Rabu (13/5), lalu yakni di angka Rp 35.800/Kg, dan hingga kini mencapai Rp 40.400/Kg.

Sri, satu di antara penjual daging ayam di Pasar Bandarjo Ungaran, mengatakan, harga daging ayam sudah berangsur-angsur mengalami peningkatan sejak Ramadan lalu.

“Harga daging ayam di kios saya pada pertengahan puasa sempat Rp 35 ribu/Kg, kemudian beberapa hari menjelang Lebaran sempat di angka Rp 40 ribu/Kg. Sementara hari ini (Rabu-Red) sudah turun menjadi Rp 38 ribu/Kg,” katanya, kepada Tribun Jateng, Rabu (27/5).

Sri pun memaklumi peningkatan harga yang terjadi itu sejak Ramadan hingga Lebaran, karena pada momen itu permintaan masyarakat sangat tinggi sehingga menyebabkan adanya lonjakan.

“Kalau menurut saya, harga daging ayam akan terus segini sampai nanti perayaan kupatan (tradisi masyarakat Jawa pada hari ke-8 setelah Lebaran),” jelasnya.

Di Pasar Bulu Semarang, harga daging ayam juga mengalami peningkatan sejak Ramadan lalu. Hal itu diungkapkan Minten, satu pedagang daging ayam di Pasar Bulu.

“Harga ayam di Pasar Bulu sudah mulai tinggi sejak Ramadan lalu. Di awal Ramadan, harga masih di angka Rp 27 ribu-Rp 28 ribu per Kg, mendekati lebaran makin naik. Satu hari sebelum Lebaran kemarin sempat Rp 38 ribu/Kg, dan hari ini justru Rp 40 ribu/Kg,” jelasnya.

Meski harga daging ayam mengalami peningkatan, Minten menuturkan, daya beli masyarakat tetap stabil, mengingat adanya kebutuhan masyarakat akan komoditas itu saat lebaran.

Ia memperkirakan, tidak lama lagi harga daging ayam akan kembali normal. “Biasanya kalau melihat tahun-tahun lalu, setelah Lebaran tidak lama harga daging ayam akan turun dan stabil lagi,” ucapnya.(TribunJateng)

Operator TPDK Kecamatan Karanganyar Berpakaian APD Lengkap Saat Merekam Warga

Demak – Masih seperti biasanya di Kecamatan Karanganyar telah dilakukan pelayanan adminduk yaitu rekam data KTP-el. Seperti halnya yang dilakukan m. Khoirul Anwar dari warga Cangkring kecamatan Karanganyar Demak telah direkam data biodata, pas photo, tanda tangan, 10 sidik jari dan iris mata. M. Koirul Anwar telah memeriksa dan menyatakan kebenaran hasil perekaman datanya sendiri, yang akan menjadi basis data terhadap penerbitan KTP-el. Berdasarkan keterangan M. khoirul Anwar pada saat 17 tahun beliau telah sekolah dan belum sempat mendaftar perekaman KTP_El.

Ditengah pandemi covid 19 ini, para petugas atau operator perekaman KTP-el harus mengenakan APD (Alat Perlindungan Diri) lengkap berikut dengan baju Hazmat, face shield, masker, dan sarung tangan pada saat melayani warga yang akan melakukan perekaman data KTP-el. Seperti halnya yang dilakukan oleh Endang Sulistyowati, Operator Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas di Kecamatan Karanganyar pada saat melayani Khoirul untuk merekam data KTP-el hari ini (29/5).

Jadwal Dokter Di RSUD Sultan Fatah

Demak – Jumat (29/5), Sobat Mindukcapil Demak yang berdomisili diwilayah Selatan, seperti Kecamatan Karangawen, Mranggen, Kebonagung dan sekitarnya. RSUD SULTAN FATAH telah hadir dengan Fasilitas Kesehatan yang baik dan memadai.

Untuk sementara baru dapat melayani Pasien Umum dan Jamkesda..Pelayanan IGD 24 Jam. Untuk informasi selengkapnya monggo dapat dilihat di Infografis diatas. Alamat RSUD SULTAN FATAHJL. Raya Semarang – Purwodadi Km. 21 No. 107Karangawen – Demak.

Takut dan Cemas, Warga Pertanyakan Kantor Diklat Demak Jadi Tempat Karantina Penderita Covid-19

Demak – Warga Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Demak mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Demak, Kamis (28/5/2020).
Mereka mempertanyakan adanya rumah karantina bagi penderita Covid-19 di kantor yang terletak di desanya.
Dengan didampingi Kepala Desa Karangsari, Wiryadi Agung Raharjo, perwakilan warga diterima oleh Kepala BKPP Demak, Hadi Waluyo.
Heri Setiawan perwakilan warga mengatakan, warga merasa khawatir dan was-was dengan adanya rumah karantina di desanya, terlebih tidak ada sosialisasi sebelumnya. “Warga khawatir ada rumah karantina disini. Harusnya tempat isolasi jauh dari pemukiman warga. Apalagi ini pemerintah desa juga tidak tahu ada rumah karantina di wilayahnya,” kata Heri.

Kepala Desa Karangsari, Wiryadi Agung Raharjo, menyatakan bahwa kedatangannya bersama warga untuk meminta klarifikasi terkait rumah karantina yang ditempatkan di Kantor BKPP Demak. Sebagai pemangku wilayah, dia mendapat informasi adanya rumah karantina tersebut  justru dari warga, tidak ada pemberitahuan resmi ke pihak desa. “Warga berdatangan ke rumah saya,  benarkah kantor diklat (BPKP Demak) digunakan untuk karantina, makanya kesini untuk klarifikasi,” kata Agung.”Kami tidak menolak karena ini untuk kemanusiaan, cuma butuh kejelasan saja. Sehingga pemdes bisa mengambil langkah-langkah untuk mengedukasi warga agar tidak merasa ketakutan,” ujarnya. Kepala BKPP Demak, Hadi Waluyo mengatakan, sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Demak, BKPP Demak siap melaksanakan perintah bupati Demak. 

Penunjukan Kantor BKPP Demak sebagai tempat karantina tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Demak Jawa Tengah  Nomor 360/177 Tahun 2020 tentang Penetapan Tempat Isolasi Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) tingkat Kabupaten Demak. Adanya karantina tersebut, dengan harapan dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona dan tidak ada penularan ke warga lainnya.
“Perintah bupati dan sekda, dilokalisir disini supaya tidak bersinggungan langsung dengan masyatakat. Semua sudah sesuai prosedur. Karantina disini sudah dikoordisikan oleh gugus tugas kabupaten,” kata Hadi. 

Hadi melanjutkan, BKPP Demak menyiapkan 45 kamar untuk karantina warga positif Covid-19. Semua persiapan sudah disiapkan oleh satgas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Demak termasuk penyemprotan lokasi karantina termasuk APD untuk petugas dan konsumsi  bagi  warga yang menjalani karantina.
“Disini ada enam warga yang positif Covid-19. Kebetulan kantor BKPP Demak ini hanya satu pintu masuk saja. Jadi selama menjalani isolasi disini, mereka tidak bisa kemana mana,” ujarnya. (Sumber : Teropong Jateng).

Selamat Hari Lanjut Usia

Demak – Hari ini 29 Mei 2020, diperingati sebagai Hari Lanjut Usia. Tema nasional tahun ini adalah “Negara Hadir untuk Lanjut Usia”. Salah satu isu terkini yang menjadi sorotan adalah tentang pelayanan kesehatan bagi lansia di era pandemi COVID-19.

Lansia adalah kelompok yang rentan dan lebih beresiko menderita kefatalan akibat COVID-19, oleh karena itu diperlukan langkah-langkah perlindungan dan pencegahan di semua tatanan dengan melibatkan masyarakat terutama keluarga.

Persiapan New Normal, Ini yang Dilakukan Kapolres Demak

Demak – Razia tersebut sebagai antisipasi dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat sebagai tindak lanjut persiapan pemberlakuan new normal di wilayah Kabupaten Demak. Razia gabungan tersebut digelar di depan Rumah Makan Sinar Pahala jalan raya Demak – Kudus. 

Kapolres Demak AKBP R Fidelis Purna Timoranto mengatakan, pelibatan polisi, TNI, Satpol PP dan isntansi terkait mengawal new normal adalah untuk mendisiplinkan masyarakat. “Razia ini bertujuan untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan sehingga masyarakat bisa tetap beraktivitas, namun aman dari penularan Covid-19,” kata AKBP  Fidelis 

Kapolres Fidelis menambahkan, pemberlakuan new normal, saat ini belum diberlakukan karena masih menunggu instruksi dari pusat. Setelah pusat kemudian turun ditingkat provinsi, baru pemberlakuan di tingkat kabupaten/kota.

“Namun demikian langkah-langkah persiapan sudah kita persiapkan dari sekarang. Salah satunya dengan kegiatan razia pendekatan ini. Sasarannya bukan pelanggaran lalu lintas tetapi meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dengan protokol Covid-19,” terangnya. Kapolres Fidelis menyatkan bahwa  langkah yang dilakukan petugas gabungan dalam razia kali ini adalah melakukan pendekatan secara persuasif sekaligus sosialisasi kepada masyarakat dalam persiapan pemberlakuan new normal. “Kami imbau masyarakat patuh dan disiplin. Polres Demak akan bertindak persuasif agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun. Kalau ada yang tidak patuh, polisi akan melakukan tindakan sesuai ketentuan,” tutup Kapolres Fidelis. (Sumber : Teropong Jateng).

Mendagri: Kantor Dukcapil Harus Bebas Praktik Calon dan Pungli

Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian meminta Ditjen Dukcapil segera membersihkan praktik percaloan dan pungutan liar di kantor Dukcapil. Ditargetkan, awal Juni sudah bebas pungli. Menindaklanjuti arahan Mendagri, Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh telah memerintahkan punggawanya untuk membangun integritas dan system bebas pungli.  

“Niatkan dalam hati betul-betul tidak ada lagi calo dan pungli. Kemudian masukkan ke dalam pikiran dan implementasikan dalam tindakan. Pak Kadis, Sekdis, Kabid, Kasie, Kasubag dan staf Dinas Dukcapil semuanya ayo bangun integritas tidak ada lagi pungli dan calo,” pesan Zudan dalam video conference Halal bihalal jajaran Ditjen Dukcapil dengan seluruh Kepala Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota dari Jakarta, Rabu (27/05). 

“Tidak. Sebab tingkat integritas/keimanan kita bisa naik bisa turun. Agar integritas bisa stabil ini harus dijaga dengan sistem. Harus dijagain dengan aplikas,” katanya.

Ia mengaku, selalu memberikan contoh dan mengajak jajaran Dukcapil belajar dari institusi yang sudah berhasil memberantas calo. 

“Lihatlah dunia penerbangan. Dulu saat ke bandara seringkali lihat di konter tiket tertera pengumuman, Tiket habis. Tapi ternyata begitu bergerak sedikit ada calo datang menghampiri kita mas mau ke mana? Tiket masih ada. Jadi calo yang punya tiket sampai di check-in kan. Sebab waktu itu semua serba manual,” kata  Zudan menjelaskan. Kemudian Zudan juga mengajak belajar dari sektor perkeretaapian. Sama, ketika beli di konter, tiket habis. Lalu tiga menit kemudian calo datang, tiket banyak tersedia. 

“Ini calo yang main. Nah, sekarang kita cari apakah calo itu masih ada nggak di bandara dan stasiun kereta api. Sulit sekali. Di sinilah bagus betul transformasi yang sudah dibuat dunia penerbangan dan perkeretapian. Apa yang mereka bangun? Dua hal saja: Integritas SDM dan sistem,” jelasnya

Dirinya berterima kasih kepada Korps Dukcapil yang sudah membangun sistem layanan online dan dengan aplikasi mobile. Zudan juga telah membuatkan aplikasi layanan administrasi kependudukan secara nasional yang bisa diunduh di Playstore.

“Di Playstore akan ada aplikasi GISA Kemendagri. Warga masyarakat yang ingin membuat akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, surat pindah, KK, membuat KTP-el, membuat KIA atau membuat surat keterangan apa pun sebanyak 23 produk layanan Dukcapil bisa mendaftar lewat aplikasi di playtore ini,” kata Zudan. Nanti, lanjut Zudan, bisa dipilih kabupaten kotanya, pilih layanannya. 

“Teman-teman Dinas Dukcapil harus sudah siap melayani. Berapa hari selesainya. Di situlah aspek transparansi bisa kita bangun. Dukcapil bisa memberikan kepastian kepada pemohon berapa hari selesai, di mana mengambil hasilnya. Itu bisa kita lakukan,” katanya menambahkan. 

Layanan ini sekaligus akan mendampigi layanan artificial intelligence Dukcapil, Chatbot GISA yang ada di aplikasi e-Korpri AKUI. 

“Tolong temen ASN ini dibuka terus chatbot GISA kita, untuk bisa berkomunikasi membangun layanan secara online,” kata Zudan. (Sumber : RMco)

Update Data Covid 19 Di Kabupaten Demak

Demak – Update Data Pantauan Corona Kabupaten Demak, Kamis 28 Mei 2020..Informasi Seputar Virus Corona Kabupaten Demak dapat diakses melalui : www.corona.demakkab.go.id.

Analisis Data Kependudukan Sangatlah Dibutuhkan

Demak – Jumat (29/5), Data sensus penduduk yang akurat menjadi salah satu kunci suksesnya pembangunan. Pemerintah mustahil dapat menyusun perencanaan pembangunan serta mengambil keputusan secara tepat tanpa data yang akurat. Sumber data adalah sebuah data statistik yang dikeluarkan oleh instansi resmi, pemerintahan, dan juga badan swasta ataupun perorangan. Data ini bisa berupa berbagai macam bentuk, grafik, angka, tabel dan berbagai macam data statistik lainnya. Nah, untuk sumber data kependudukan sendiri di Indonesia ada sebuah badan resmi pemerintah yang bertugas untuk mengumpulkan, menerbitkan, dan juga mengolahnya, yaitu BPS (Badan Pusat Statistik).

Menggunakan data administrasi kependudukan dari Ditjen Dukcapil sebagai basis data dasar yang kemudian dilengkapi pada pelaksanaan SP2020. Upaya ini menjadi langkah penting pewujudan Satu Data Kependudukan Indonesia. Tinggal akses laman sensus.bps.go.id dan cukup siapkan NIK dan No. KK untuk login. Kemudian menjawab semua pertanyaan sensus dengan benar dan jujur.

Persiapan Produktif Dan Aman Covid 19

Demak – Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) mengenai persiapan pelaksanaan Protokol Tatanan Kenormalan Baru Produktif dan Aman Covid-19 melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 27 Mei 2020.

Presiden Jokowi meminta agar protokol mengenai tatanan kenormalan baru yang sudah disiapkan Kementerian Kesehatan mengenai jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan dilarang berkerumun dalam jumlah yang banyak dapat segera disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. Sumber: @kemensetneg.ri

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial