Mendagri: Kantor Dukcapil Harus Bebas Praktik Calon dan Pungli

Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian meminta Ditjen Dukcapil segera membersihkan praktik percaloan dan pungutan liar di kantor Dukcapil. Ditargetkan, awal Juni sudah bebas pungli. Menindaklanjuti arahan Mendagri, Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh telah memerintahkan punggawanya untuk membangun integritas dan system bebas pungli.  

“Niatkan dalam hati betul-betul tidak ada lagi calo dan pungli. Kemudian masukkan ke dalam pikiran dan implementasikan dalam tindakan. Pak Kadis, Sekdis, Kabid, Kasie, Kasubag dan staf Dinas Dukcapil semuanya ayo bangun integritas tidak ada lagi pungli dan calo,” pesan Zudan dalam video conference Halal bihalal jajaran Ditjen Dukcapil dengan seluruh Kepala Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota dari Jakarta, Rabu (27/05). 

“Tidak. Sebab tingkat integritas/keimanan kita bisa naik bisa turun. Agar integritas bisa stabil ini harus dijaga dengan sistem. Harus dijagain dengan aplikas,” katanya.

Ia mengaku, selalu memberikan contoh dan mengajak jajaran Dukcapil belajar dari institusi yang sudah berhasil memberantas calo. 

“Lihatlah dunia penerbangan. Dulu saat ke bandara seringkali lihat di konter tiket tertera pengumuman, Tiket habis. Tapi ternyata begitu bergerak sedikit ada calo datang menghampiri kita mas mau ke mana? Tiket masih ada. Jadi calo yang punya tiket sampai di check-in kan. Sebab waktu itu semua serba manual,” kata  Zudan menjelaskan. Kemudian Zudan juga mengajak belajar dari sektor perkeretaapian. Sama, ketika beli di konter, tiket habis. Lalu tiga menit kemudian calo datang, tiket banyak tersedia. 

“Ini calo yang main. Nah, sekarang kita cari apakah calo itu masih ada nggak di bandara dan stasiun kereta api. Sulit sekali. Di sinilah bagus betul transformasi yang sudah dibuat dunia penerbangan dan perkeretapian. Apa yang mereka bangun? Dua hal saja: Integritas SDM dan sistem,” jelasnya

Dirinya berterima kasih kepada Korps Dukcapil yang sudah membangun sistem layanan online dan dengan aplikasi mobile. Zudan juga telah membuatkan aplikasi layanan administrasi kependudukan secara nasional yang bisa diunduh di Playstore.

“Di Playstore akan ada aplikasi GISA Kemendagri. Warga masyarakat yang ingin membuat akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, surat pindah, KK, membuat KTP-el, membuat KIA atau membuat surat keterangan apa pun sebanyak 23 produk layanan Dukcapil bisa mendaftar lewat aplikasi di playtore ini,” kata Zudan. Nanti, lanjut Zudan, bisa dipilih kabupaten kotanya, pilih layanannya. 

“Teman-teman Dinas Dukcapil harus sudah siap melayani. Berapa hari selesainya. Di situlah aspek transparansi bisa kita bangun. Dukcapil bisa memberikan kepastian kepada pemohon berapa hari selesai, di mana mengambil hasilnya. Itu bisa kita lakukan,” katanya menambahkan. 

Layanan ini sekaligus akan mendampigi layanan artificial intelligence Dukcapil, Chatbot GISA yang ada di aplikasi e-Korpri AKUI. 

“Tolong temen ASN ini dibuka terus chatbot GISA kita, untuk bisa berkomunikasi membangun layanan secara online,” kata Zudan. (Sumber : RMco)

Update Data Covid 19 Di Kabupaten Demak

Demak – Update Data Pantauan Corona Kabupaten Demak, Kamis 28 Mei 2020..Informasi Seputar Virus Corona Kabupaten Demak dapat diakses melalui : www.corona.demakkab.go.id.

Analisis Data Kependudukan Sangatlah Dibutuhkan

Demak – Jumat (29/5), Data sensus penduduk yang akurat menjadi salah satu kunci suksesnya pembangunan. Pemerintah mustahil dapat menyusun perencanaan pembangunan serta mengambil keputusan secara tepat tanpa data yang akurat. Sumber data adalah sebuah data statistik yang dikeluarkan oleh instansi resmi, pemerintahan, dan juga badan swasta ataupun perorangan. Data ini bisa berupa berbagai macam bentuk, grafik, angka, tabel dan berbagai macam data statistik lainnya. Nah, untuk sumber data kependudukan sendiri di Indonesia ada sebuah badan resmi pemerintah yang bertugas untuk mengumpulkan, menerbitkan, dan juga mengolahnya, yaitu BPS (Badan Pusat Statistik).

Menggunakan data administrasi kependudukan dari Ditjen Dukcapil sebagai basis data dasar yang kemudian dilengkapi pada pelaksanaan SP2020. Upaya ini menjadi langkah penting pewujudan Satu Data Kependudukan Indonesia. Tinggal akses laman sensus.bps.go.id dan cukup siapkan NIK dan No. KK untuk login. Kemudian menjawab semua pertanyaan sensus dengan benar dan jujur.

Persiapan Produktif Dan Aman Covid 19

Demak – Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) mengenai persiapan pelaksanaan Protokol Tatanan Kenormalan Baru Produktif dan Aman Covid-19 melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 27 Mei 2020.

Presiden Jokowi meminta agar protokol mengenai tatanan kenormalan baru yang sudah disiapkan Kementerian Kesehatan mengenai jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan dilarang berkerumun dalam jumlah yang banyak dapat segera disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. Sumber: @kemensetneg.ri

Bangun Integritas dan Sistem Cara Dukcapil Berantas Calo dan Pungli

JAKARTA, (otonominews) – Menteri Dalam Negeri Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D berpesan betul kepada jajaran Ditjen Dukcapil agar memberantas calo dan pungli. Pekan-pekan ini juga atau paling lambat di awal Juni, Mendagri Tito menargetkan tak ada lagi praktek percaloan dan pungutan liar di kantor Dukcapil.

Menindaklanjuti arahan Mendagri, Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh memerintahkan punggawanya melakukan dua hal. Pertama, membangun integritas. Kedua, membangun sistem.  

“Niatkan dalam hati betul-betul tidak ada lagi calo dan pungli. Kemudian masukkan ke dalam pikiran dan implementasikan dalam tindakan. Pak Kadis, Sekdis, Kabid, Kasie, Kasubag dan staf Dinas Dukcapil semuanya ayo bangun integritas tidak ada lagi pungli dan calo,” pesan Dirjen Zudan dalam video conference Halal bi Halal jajaran Ditjen Dukcapil dengan seluruh Kepala Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota dari Jakarta, Rabu (27/5/2020). 

“Zudan optimistis hal ini bisa dilakukan. Apakah optimis 100 persen? “Tidak. Sebab tingkat integritas/keimanan kita bisa naik bisa turun. Agar integritas bisa stabil ini harus dijaga dengan sistem. Harus dijagain dengan aplikas,” katanya taktis.

Dirinya yang selalu memberikan contoh konkret, mengajak jajaran Dukcapil belajar dari institusi yang sudah berhasil memberantas calo. 

“Lihatlah dunia penerbangan. Dulu saat ke bandara seringkali lihat di konter tiket tertera pengumuman: Tiket habis. Tapi ternyata begitu bergerak sedikit ada calo datang menghampiri kita: Mas mau ke mana? Tiket masih ada. Jadi calo yang punya tiket sampai di check-in kan. Sebab waktu itu semua serba manual,” tutur Zudan menjelaskan.

Kemudian Zudan juga mengajak belajar dari sektor perkeretaapian. “Sama, ketika beli di konter, tiket habis. Lalu tiga menit kemudian calo datang, tiket banyak tersedia. Ini calo yang main. Nah, sekarang kita cari apakah calo itu masih ada nggak di bandara dan stasiun kereta api. Sulit sekali. Di sinilah bagus betul transformasi yang sudah dibuat dunia penerbangan dan perkeretapian. Apa yang mereka bangun? Dua hal saja: Integritas SDM dan sistem,” jelasnya sangat clear.

Dirinya berterima kasih kepada Korps Dukcapil yang sudah membangun sistem layanan online dan dengan aplikasi mobile. Di level nasional Zudan juga membuatkan aplikasi layanan administrasi kependudukan yang bisa diunduh di Playstore.

“Di Playstore akan ada aplikasi GISA Kemendagri. Warga masyarakat yang ingin membuat akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, surat pindah, KK, membuat KTP-el, membuat KIA atau membuat surat keterangan apa pun sebanyak 23 produk layanan Dukcapil bisa mendaftar lewat aplikasi di playtore ini,” kata Zudan.

“Nanti bisa dipilih kabupaten kotanya, pilih layanannya. Teman-teman Dinas Dukcapil harus sudah siap melayani. Berapa hari selesainya. Di situlah aspek transparansi bisa kita bangun. Dukcapil bisa memberikan kepastian kepada pemohon berapa hari selesai, di mana mengambil hasilnya. Itu bisa kita lakukan,” katanya menambahkan. 

Layanan ini sekaligus akan mendampigi layanan artificial intelligence Dukcapil, Chatbot GISA yang ada di aplikasi e-Korpri AKUI. 

“Tolong temen ASN ini dibuka terus chatbot GISA kita, untuk bisa berkomunikasi membangun layanan secara online,” kata Zudan tuntas. 

Mengenal Hari Kebersihan Menstruasi

Demak – Jumat (29/5) Tahukah kalian, Sobat Mindukcapil Demak, bahwa setiap tanggal 28 Mei diperingati sebagai Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia? Hal ini sebagai upaya pengelolaan kebersihan dan kesehatan perempuan pada saat menstruasi, sehingga sudah bisa diterapkan sejak usia remaja agar dapat pembiasaan hingga mereka dewasa kelak. Mengelola menstruasi dengan cara yang bermartabat adalah hak asasi bagi perempuan, baik dewasa maupun anak-anak. Banyak anak perempuan tidak memiliki pemahaman yang tepat bahwa menstruasi mereka adalah proses biologis yang normal dan mereka justru baru mengenalnya pada saat menarke alias saat pertama kali seorang anak perempuan mengalami menstruasi. (www.unicef.org/indonesia)

Menjaga kebersihan tubuh pada saat menstruasi, dengan mengganti pembalut setiap 4 jam sekali atau jika terasa penuh dan membersihkan bagian vagina dan sekitarnya dari darah, akan mencegah perempuan dari penyakit infeksi saluran kencing, infeksi saluran reproduksi, dan iritasi pada kulitDitahun 2020, Hari Kebersihan Menstruasi mengangkat tema “Manajemen Kebersihan Menstruasi pada Masa Pandemi COVID-19”. Bagaimana melaksanakan kebersihan menstruasi pada saat pandemi covid-19 ?Yuk kita simak infografis diatas ya.

SE Bupati Demak Peniadaan Kegiatan Syawalan

Demak – Jumat (29/5) Sehubungan dengan meningkatnya jumlah kasus penyebaran #COVID19, sekaligus menindaklanjuti arahan, himbauan dan petunjuk yang telah ditetapkan Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Jawa Tengah maka : Kegiatan Event Budaya Syawalan 1441 H/2020 M di Wilayah Kabupaten Demak ditiadakan, Seluruh aktivitas perdagangan dan/atau dunia usaha di Lokasi sekitar Syawalan dihimbau untuk ditutup sementara.

Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya masyarakat dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri. Untuk lebih lengkapnya monggo, dapat dilihat melalui info diatas. Atau unduh melalui tautan :https://bit.ly/SESYAWALAN2020

Disiplin Protokol Kesehatan, Kunci New Normal

Demak – Jumat (29/5) Saat ini kita semua sedang bersiap menghadapi tataran kehidupan normal baru. Salah satu hal yang bisa dan perlu kita lakukan adalah dgn meningkatkan disiplin protokol kesehatan, agar kita aman dalam menjalani aktivitas dalam meningkatkan produktivitas.

Alangkah baiknya kita tetap patuhi anjuran pemerintah melalui gugus tugas covid-19 Jangan lupa terus terapkan social distancing, cuci tangan dengan sabun, pakai masker, dan manfaatkan layanan online administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Demak melalui laman : dindukcapil.demakkab.go.id

Penutupan Destinasi Wisata Di Kabupaten Demak

Demak – Jumat (29/5). Berdasarkan Keputusan Bupati Demak Nomor 360/149 Tahun 2020 tentang penetapan status keadaan TANGGAP DARURAT BENCANA VIRUS CORONA di Kabupaten Demak.

Sebagaimana dilansir oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, maka dari itu Sobat Mindukcapil Demak tahan dulu ya jika kamu mau piknik. Lebih baik di rumah saja ya Sob.

Tetap Mulus dengan 5 Cara Cegah Gangguan Kulit Akibat Pakai Masker

Jakarta – Salah satu cara efektif menangkal penyebaran virus Korona adalah dengan memakai masker. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta semua warga dunia menggunakan masker saat keluar rumah. Tapi, cara penggunaan yang salah ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan kulit wajah.

Semua tenaga medis bahkan menggunakan masker berjam-jam sebagai Alat Pelindung Diri (APD). Masker mencegah kita dari menyentuh wajah terus-menerus. Juga, bisa melindungi diri jika seseorang batuk atau bersin. Tetapi memakai masker dalam waktu yang lama dapat menyebabkan banyak masalah kulit bagi banyak orang.

Pakar Kecantikan dan Dokter Kulit Dr Ajay Rana menjelaskan mengenakan masker wajah untuk waktu yang lama dapat menyebabkan masalah kulit. Keringat dan hal-hal seperti minyak serta riasan di balik masker, bisa membuat kulit menjadi tersumbat.

Telah ada dilaporkan peningkatan kasus dermatitis perioral. Kelembapan dan uap, serta sekresi seperti air liur atau lendir, terperangkap di dalam masker.

Ini bisa menyebabkan dermatitis iritan pada kulit dan mengganggu keseimbangan alami. Hal ini menyebabkan ruam, kemerahan, iritasi dan kerak pada hidung dan mulut. Kadang-kadang jerawat kecil atau pustula muncul dalam kelompok di sekitar kulit bibir.

“Kelembapan karena memakai masker untuk waktu yang lebih lama membuat lapisan kulit terlalu lembab, menahan semua kelembaban di dalam masker. Ini hampir seperti dermatitis popok. Lalu bisa terlalu kering juga dan menyebabkan kulit kering dengan gatal dan kemerahan,” kata dr. Ajay seperti dilansir dari Pink Villa, Kamis (28/5).

Ada banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk melindungi wajah dari efek samping memakai masker. Baik itu masker kain atau masker bedah. Jika tidak berada di luar dan aman di rumah, di mana tidak banyak orang, maka hindari mengenakan masker untuk waktu yang lama. Cukup gunakan jika berada di luar rumah dan di tenagh keramaian. Jika kulit terlihat terlalu kering, gunakan pelembab yang lembut dan hypoallergenic. Jangan gunakan seperti witch hazel atau alkohol gosok yang akan lebih mengiritasi lapisan kulit.

Gunakan sabun pembersih netral, sabun lembut atau sabun cuci muka yang lembut untuk membersihkan kulit Anda. Jika menggunakan masker berulang kali, usahakan setelah pakai langsung dicuci dan gantung di tempat yang terkena matahari untuk dikeringkan. Biarkan kering selama satu atau dua hari sebelum menggunakannya lagi. Konsultasikan dengan dokter kulit jika Anda tidak tahu bagaimana mengatasinya dan gejala terus berlanjut.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial