Masih Tinggi, Ini Daftar Harga Pangan Usai Lebaran

Meski telah lewat masa lebaran, harga sejumlah bahan pangan seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, daging ayam, hingga telur ayam ternyata masih tercatat cukup tinggi.

Memang kebanyakan harga komoditas pangan tercatat mengalami penurunan dari hari H lebaran, akan tetapi penurunan harganya sangat tipis sekali. Sehingga untuk beberapa komoditas pangan yang selama ini sudah melambung tinggi harganya masih berada jauh di atas rata-rata harga normalnya. Di antaranya seperti bawang merah, gula dan daging.

Sebagaimana diketahui, harga bawang merah di tingkat petani rata-rata sekitar Rp 20.000-Rp 25.000 per kg, dalam posisi masih di lahan dan kondisi basah. Akan tetapi, hingga saat ini harga bawang merah tercatat mencapai kisaran Rp 60.000/kilogram (kg).

Demikian pula dengan gula, sebagaimana yang ditetapkan Kementerian Perdagangan, seharusnya harga eceran tertinggi (HET) gula berada di level Rp 12.500/kg. Namun, saat ini harganya masih berada di kisaran Rp 17.000/kg.

Terakhir, daging sapi, biasa pada rata-rata harga normal pedagang menjual daging sapi di kisaran Rp 120.000/kg. Namun sejak menjelang Lebaran hingga saat ini harganya masih ada yang dipatok sebesar Rp 130.000/kg.

“Beberapa komoditas memang sulit untuk turun ya khususnya untuk gula pasir, bawang merah dan beberapa jenis daging,” ujar Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri kepada detikcom, Rabu (27/5/2020).(sumber : Detik.com).

Dindukcapil Kab. Demak, Hanya Membuka Layanan Tatap Muka Untuk Pengambilan Dokumen Saja

Demak – Dindukcapil Kab. Demak saat ini, hanya melayani pengambilan dokumen kependudukan yang sebelumnya telah dilakukan secara online dalam mengajukan pendaftaran kepengurusan dokumen kependudukan melalui laman website dindukcapil.demakkab.go.id pasca covid 19 ini.

Sehingga pada hari ini, Rabu (27/5), terlihat begitu lenggang dan sepi di ruang pelayanan lantai 1 Dindukcapil Kab. Demak. Karena petugas Front Office Dindukcapil Kab. Demak hanya melayani warga yang mampu menunjukkan WA notifikasi dari Dindukcapil Kab. Demak mengenai notifikasi pengambilan dokumen dan penukaran berkas sesuai dengan permohonan pengajuan.

SP Online Berakhir 2 Hari Lagi

Demak – Rabu (27/5), Perhelatan Sensus Penduduk Online akan berakhir pada 29 Mei 2020. Artinya masih ada waktu 2 hari bagi Anda dan keluarga untuk mencatatkan diri. Sebanyak 47,09 juta penduduk telah tercatat per 26 Mei. Ayo, luangkan waktu sejenak dengan tetap di rumah untuk menjawab pertanyaan sensus di laman: sensus.bps.go.id

Siapkan KTP dan Kartu Keluarga.Informasi yang Anda sampaikan dijamin keamanannya oleh BPS. Bersama kita #MencatatIndonesia. Dilansir dari laman BPS.

Bijak Menggunakan Media Sosial

Demak – Rabu (27/5), Bijak menggunakan media sosial sudah seharusnya kita lakukan saat ini juga. Dengan hadirnya internet, media sosial saat ini menjadi tren bagi anak muda, dewasa, hingga tua pun banyak yang menggunakan media sosial. Dengan media sosial banyak keuntungan yang didapatkan bagi penggunanya. Tetapi tergantung juga bagi yang menggunakannya. Sudah benarkah menggunakan media sosial. Selain sebagai alat komunikasi terhadap teman atau kerabat jauh, ternyata media sosial banyak banget manfaatnya loh.

Dengan adanya media sosial kita akan dengan mudah mendapatkan informasi-informasi yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial bisa dijadikan sarana hiburan. Media sosial bisa mendatangkan uang. Nah saat ini sedang marak sekali selebgram loh. Ya tentunya tidak mudah untuk menjadi selebgram yang terkenal. Untuk menjadi selebgram harus punya followers ribuan hingga jutaan. Nah tentunya followers aktif loh ya, bukan robot. Nah dengan demikian bisa aja mendatangkan uang. Misal dapat Endorse untuk posting sebuah produk dan sebagainya. Yuk bijak menggunakan media sosial, Sobat Mindukcapil Demak.

Tanda Kemungkinan Kamu Dilanda Fonofobia

Jakarta – Ketika berbicara secara tatap muka, kamu begitu bersemangat. Tapi saat menerima telepon kok sangat benci dan takut. Jika demikian, kemungkinan kamu menderita fonofobia. Kedengarannya aneh memang, tapi beberapa orang di dunia ini mengalami itu. Berikut ini tujuh ciri-ciri untuk mengetahui apakah kamu terkena sindrom psikologis tersebut dirangkum dari laman Lifehack.org.

1. Saat telpon berdering, kamu selalu membiarkan panggilan berakhir dengan sendirinya. Tidak peduli siapapun yang menelpon, kamu langsung diliputi rasa panik. Dalam benakmu berkata,”Seseorang menelpon! Haruskah aku menjawabnya. Tapi saya tidak mau mengangkatnya. Biarkan saja berdering.” Ketika akhirnya deringan tersebut berhenti, kamu merasa senang.

2. Kamu selalu menggunakan alasan untuk tidak mengangkat telepon. Mungkin kamu selalu menyiapkan sejumlah alasan untuk menjawab ketika ditanya kenapa tidak mengangkat telepon. “Teleponnya lagi di kamar” atau “Saya tidak membawa telepon’ padahal ponsel kamu tidak jauh dari kamu yang tengah asik membuka berbelanja di e-Commerce.

3. Selalu Mode Senyap. Ketika mengaktifkan mode ini karena kamu tidak hanya ingin mengabaikan panggilan dari orang yang mengganggu. Tetapi menghindari semua panggilan telepon dan keharusan menjawab.

4. Daftar panggilan tak terjawab lebih panjang dari panggilan masuk. Bagi kebanyakan orang daftar panggilan masuk sangat panjang. Tapi bila daftar panggilan tidak terjawab lebih banyak bisa menjadi salah satu cirinya.

5. Teman Sering mengeluh bahwa kamu tidak menjawab telepon. Apakah teman kamu sering mengeluh tentang masalah ini? Kamu kemudian meminta maaf dan memberikan beberapa alasan. Tetapi sebenarnya kamu mendengarkan telepon tersebut tapi membiarkannya.

6. Menyaring Kontak. Jika kamu sering menyaring kontak agar mempermudah mana orang yang mungkin akan kamu angkat panggilan teleponnya.

7. Memprioritaskan SMS ketimbang menerima teleponnya. Ketika kamu memprioritaskan SMS ketimbang menerima panggilan telepon bisa jadi pertandanya. Padahal menjawab telepon tidak membuat pulsa kamu berkurang. Tapi kamu memilih membiarkan panggilan tersebut tidak terjawab. Dan kamu membalasnya dengan SMS dengan memberikan alasannya. Nah bagaimana setelah membaca, apakah ada ciri-ciri yang kamu alami?

Ganjar Belum Akan Terapkan New Normal : Trafik Corona Harus Turun Dulu

Semarang – Gubernur Ganjar Pranowo berbicara soal skenario pemberlakuan new normal atau normal baru di Jawa Tengah. Salah satunya adalah syarat grafik kasus virus Corona (COVID-19) di Jateng harus turun lebih dulu. “Tapi kita belum akan melakukan normal baru dalam waktu pendek. Kalau nanti kita melihat grafiknya masih tinggi tentu normal baru belum bisa kita terapkan. Grafiknya harus turun dulu. Kalau sudah mulai turun ekstrem sampai hampir menyentuh batas bawah, nah itu normal baru bisa. Sekarang kita latihan dulu,” kata Ganjar kepada wartawan di rumah dinasnya, Semarang, Selasa (26/5/2020)

Ganjar menekankan saat ini merupakan masa latihan karena penerapan new normal harus melihat kasus Corona yang terjadi. Jika sudah mulai landai maka new normal bisa dijalankan. Selain itu, agar jalannya new normal bisa optimal, Ganjar berharap kepala daerah mengeluarkan regulasi. Ganjar mengatakan panduan penerapan new normal telah dia terima, demikian pula para bupati dan wali kota. Instansi pemerintah harus memberi contoh terlebih dahulu sebelum masyarakat menerapkannya. Maka Ganjar menyebut penataan dilakukan mulai hari ini.

Ganjar berharap instansi atau perkantoran swasta juga mulai melakukan penataan untuk penerapan new normal. Ganjar mencontohkan salah satu pabrik di Kudus sudah bisa menerapkannya. Untuk mal dan pasar, Ganjar menginstruksikan agar bupati dan wali kota lebih ketat menerapkan aturan protokol kesehatan. Ganjar menyebut saat ini telah memasuki masa-masa kritis, terutama saat Bulan Ramadhan dan lebaran karena justru banyak masyarakat belanja.

Apa Itu Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid adalah kelenjar yang terletak di leher dan berfungsi untuk menghasilkan hormon tiroid yang mengatur metabolisme tubuh. Gangguan pada kelenjar tiroid dan hormon tiroid akan menimbulkan gejala penyakit tiroid yang berbeda-beda, tergantung jenis dan penyebabnya Penyakit tiroid terjadi ketika kelenjar tiroid mengalami perubahan bentuk, serta menghasilkan hormon tiroid yang terlalu sedikit (hipotiroidisme) atau terlalu banyak (hipertiroidisme). Perubahan bentuk kelenjar tiroid sendiri dapat disebabkan oleh penyakit gondok, nodul tiroid, dan kanker tiroid.

Hipotiroid atau hipotiroidisme, berarti kekurangan hormon akibat kelenjar tiroid tidak dapat memproduksi dalam jumlah yang cukup. Hipotiroid lebih sering dialami oleh wanita, terutama yang usianya lebih dari 60 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan dialami oleh pria maupun wanita pada usia yang lebih muda. Pada awalnya hipotiroidisme tidak menampakkan gejala. Akibatnya seringkali orang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami kondisi tersebut. Kondisi yang dapat timbul karena hipotiroid yang tidak kunjung diobati adalah nyeri sendi, penyakit jantung, peningkatan berat badan hingga obesitas dan infertilitas.

Bersiap Untuk “New Normal”

Istilah new normal life atau kondisi normal yang baru merupakan kondisi ketika manusia pada akhirnya harus hidup berdampingan atau beradaptasi dengan ancaman virus corona.
Penggunaan masker dan melakukan cuci tangan kini menjadi hal yang wajib saat berada di ruang publik, pelaku usaha seperti restoran juga mulai mengatur jarak meja makan dan membatasi jumlah pengunjung tetap dilakukan pada kondisi new normal life.

Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa Covid-19 telah benar-benar mengubah cara hidup manusia. Sesuatu yang sebelumnya tidak lumrah dilakukan kini menjadi sebuah kewajaran dan bahkan kewajiban.

Berdamai atau hidup bersama dengan virus corona juga diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid-19 akan segera menurun. Selama wabah masih terus ada, Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.
.
“Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis 7/5/2020 dikutip dari Kompas.com.
.
Jokowi juga mengatakan, beberapa ahli menyebut ada kemungkinan kasus pasien positif Covid-19 menurun angkanya. Tetapi, ketika kasusnya sudah turun tidak berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif.
.
“Ada kemungkinan masih bisa naik lagi atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi dan seterusnya,” kata Jokowi. Masyarakat dipersilakan beraktivitas secara terbatas, tetapi harus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.
.
“Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur,” tandasnya.

Ganjar Imbau Masyarakat Taati Larangan ke Jakarta Pasca Lebaran

Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat Jateng agar menaati larangan ke Jakarta pasca Lebaran guna memutus persebaran Covid-19. Masyarakat tidak perlu balik ke Jakarta, apalagi ibu kota Indonesia itu merupakan salah satu episentrum penyebaran Covid-19.

”Jangan ke Jakarta. Wong sudah dikasih tahu kok, kecuali mereka yang bekerjanya di kantoran, pasti pulangnya kemarin pakai izin,” kata Ganjar Seperti dilansir dari Antara di Semarang.

”Ketika di suatu tempat terjadi wabah, janganlah kamu mendekati daerah wabah itu. Itu saja rumusnya, yang nekat, ya Anda akan mendapatkan kondisi yang tidak nyaman,” tambah Ganjar.

Dia meminta masyarakat yang sudah telanjur mudik untuk tetap tinggal di Jawa Tengah karena sudah disiapkan program pemberdayaan bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. ”Mereka yang tidak bisa bekerja akan diberikan pelatihan, modal usaha, hingga pemasaran sesuai potensi masing-masing,” ujar Ganjar.

Pemprov, kata dia, bahkan sudah bekerja sama dengan sejumlah penyedia perdagangan elektronik nasional untuk menyukseskan program itu. ”Lebih baik sekarang yang sudah telanjur mudik, tetap di daerah saja. Toh kemarin meski dilarang, Anda juga bolos dan nekad. Saya ingatkan hati-hati, jangan nekad kembali ke Jakarta,” tutur Ganjar.

Sebagai informasi, meski pemerintah melarang mudik, banyak warga Jawa Tengah yang bekerja di Jakarta maupun kota besar lain seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi nekad untuk mudik dengan menggunakan berbagai cara.

Ganjar bahkan menyebut kebocoran pemudik sudah terjadi cukup banyak yakni lebih dari 600.000 warga Jateng di Jabodetabek nekad mudik ke kampung halaman masing-masing pada Lebaran 2020. (Sumber : JawaPos)

Ini Cara Kirim Foto Meteran Listrik PLN via WhatsApp Supaya Tagihan Tidak Naik

Demak – Sebagaimana dilansir dalam laman PLN (27/5), bahwa selama pandemi virus corona, PLN memberlakukan kebijakan baru untuk pelaporan angka meteran listrik. Pelanggan pascabayar PLN bisa melakukan pelaporan mandiri melalui aplikasi pesan WhatsApp, apabila tidak ada petugas pencatatan meteran ke rumahnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian tagihan rekening listrik dengan penggunaan masing-masing pelanggan. Sebelumnya, ramai pembahasan tagihan listrik yang melonjak tinggi pada awal Mei lalu, padahal PLN sudah memastikan tidak ada kenaikan listrik selama pandemi virus corona.Salah satu penyebabnya adalah ketidaksesuaian pelaporan tagihan listrik yang diakibatkan tidak adanya pencatatan meter keliling. Untuk itu PLN meminta pelanggan listrik pascabayar mengirimkan foto dan laporan penggunaan listrik bulanan melalui WhatsApp, dari tanggal 24 hingga 27 Mei 2020.

Untuk melakukan pelaporan mandiri caranya cukup mudah. PLN menggunakan teknologi chatbot WhatsApp untuk melayani pelaporan pelanggan. Hal perlu dipersiapkan adalah foto meteran listrik dan nomor pelanggan.Lebih lengkapnya bisa ikuti langkah di bawah ini.

  • Simpan nomor WhatsApp PLN 08122 123 123.
  • Memulai percakapan dengan ketik “Halo”.
  • Ketik angka “2” untuk layanan Baca Meter Mandiri pemakaian listrik (pascabayar).
  • Baca syarat dan ketentuan yang diberikan oleh PLN. Kemudian masukan nomor pelanggan.
  • Jika nomor pelanggan sudah sesuai, masukan nilai stad kWh meter akhir.
  • Selanjutnya, kirim foto kWh meter yang menampilkan nilai stand yang sesuai dengan angka yang diberikan.
  • PLN akan verifikasi sesuai prosedur dan apabila telah sesuai maka akan dilanjutkan proses penerbitan rekening listrik bulan Juni.

Apabila pengiriman angka stand dan foto kWh meter dilakukan di luar tanggal yang ditetapkan, maka tidak akan dijadikan angka dalam perhitungan tagihan listrik. Jika pelanggan tidak dapat mengirimkan foto angka stand meter ataupun lokasi kWh meter tidak dapat didatangi oleh petugas PLN, maka pemakaian listrik akan diperhitungkan rata-rata tiga bulan terakhir.

Selanjutnya, setiap tiga bulan PLN akan melakukan penyocokan angka stand kWh meter khusus hasil kiriman pelanggan dengan angka faktual hasil pembacaan petugas PLN di lapangan. Lalu akan dilakukan penyesuaian pada perhitungan tagihan listrik. Untuk itu pelanggan diminta mengirimkan angka dan foto stand sesuai dengan yang tertera di kWh meter, sehingga tidak terjadi penyesuaian tagihan listrik naik atau turun secara berlebihan pada bulan berikutnya

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial