Cara Bijak Mempertahankan Sehat Saat dan Sesudah Lebaran

Demak – Puasa Ramadhan yang dijalani selama satu bulan tak hanya bermanfaat pada keimanan semata, tetapi juga pada kesehatan. Ketika seseorang menjalani puasa dengan benar, maka dia bisa beradaptasi dengan pola hidup sehat yang dilakukan selama satu bulan. bagaimana cara mempertahankan kesehatan saat dan sesudah lebaran? Ini ulasannya.

Praktisi kesehatan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM-FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, mengimbau agar kita mampu mempertahankan budaya hidup sehat yang telah kita raih selama puasa di bulan Ramadan. Contohnya, cukup banyak di antara kita yang selama 11 bulan terakhir mengaku kesulitan untuk mengontrol makan dan mengurangi atau berhenti merokok sama sekali. Begitu berpuasa, kita justru mampu melakukan semua itu dengan sangat baik. Syukur-syukur ada yang sudah berhenti merokok.

Menurut Ari, hidup sehat harus tetap dipertahankan sampai akhir Ramadan, dengan tetap mengurangi asupan kalori, mengonsumsi buah dan sayur-sayuran, minum air putih yang cukup delapan sampai 10 gelas per hari.

“Tidur cukup minimal enam jam sehari, tetap olahraga atau melakukan aktivitas rutin untuk membakar kalori dalam tubuh itu,” kata dia. Sejumlah tips untuk menjaga kesehatan selama lebaran ini diharapkan bisa bermanfaat bagi semua orang. Kondisi sehat ini diharap bisa dipertahankan walau puasa dan Lebaran telah berlalu.

Baca Syarat Dan Ketentuannya, Jangan Kembali Ke Jakarta Dulu

Jakarta – Rabu (27/5), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 47 Tahun 2020 tentang Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) sebagai syarat mutlak yang harus dimiliki oleh warga untuk keluar atau masuk ke wilayah Jakarta. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kasus COVID-19 dan mengantisipasi potensi Jakarta terkena imbas gelombang kedua penambahan kasus COVID-19 jika masyarakat melakukan perjalanan kembali atau aktivitas arus balik ke Jakarta setelah Hari Raya Idul Fitri.

Selain SIKM, persayaratan lain yang harus dimiliki bagi setiap warga yang hendak memasuki wilayah DKI Jakarta adalah surat keterangan sehat dan dibuktikan dengan hasil tes cepat (Rapid Test) dan tes Swab Polymerase Chain Reaction (PCR), surat dinas dari instansi atau perusahaan dan dokumen perjalanan lainnya seperti kartu identitas resmi. Selain itu ada 11 sektor usaha yang diizinkan berpergian/beroperasi selama masa PSBB DKI Jakarta. SIKM dan informasi selengkapnya dapat diperoleh melalui laman resmi corona.jakarta.go.id atau bit.ly/SIKMJABODETABEK.Dalam hal ini semua pintu keluar-masuk dari dan menuju wilayah DKI Jakarta dijaga ketat oleh aparat keamanan yang melibatkan unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan sebagainya. Para petugas juga tidak segan-segan meminta untuk kembali ke asalnya kepada mereka yang memaksa masuk tanpa memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

19 Warga Jalani Karantina 14 Hari di Griya Khasanah Demak

Demak – Sebanyak 19 warga dari beberapa desa dan kecamatan dikarantina di Griya Khasanah Kota Demak. Ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai covid-19. Mereka yang dikarantina atau diisolasi selama 14 hari tersebut sebelumnya telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan. Mereka dinyatakan reaktif saat dirapid test.

Karena itu, selama dikarantina digedung lantai 2 kawasan Pujasera parkir Masjid Agung Demak tersebut, mereka juga menjalani pemeriksaan swab atau pengambilam lender di tenggorokan. Itu dilakukan untuk memastikan apakah mereka negatif atau positif covid-19.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Demak, dr Singgih Setyono mengatakan, hingga kemarin, puluhan warga yang dikarantina tersebut keadaannya stabil atau baik. “Kondisi kesehatan mereka sampai hari ini, Selasa (26/5) sangat baik,”ujar Sekda Pemkab Demak tersebut.

Petugas kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Demak, Tamsir menambahkan, 19 warga yang dikarantina tersebut sebelumnya reaktif covid sehingga perlu diisolasi dan dilakukan pengambilan swab.

“Kalau nanti hasil swab dua kali negatif, maka mereka langsung dipulangkan. Jika swab menunjukkan positif maka dirawat sebagaimana penanganan covid. Kita masih menunggu hasil swabnya dulu,”ujar dia saat ditemui dikawasan Pujasera Griya Khasanah kemarin.

Menurutnya, untuk menumbuhkan rasa senang dan mempertebal imun tubuh mereka yang dikarantina, petugas kesehatan dari Dinkes Demak memberikan hiburan kepada mereka. Yaitu, dengan cara mengajak mereka senam sehat bersama dengan dipandu alunan musik.

“Ini supaya mereka terhibur. Dengan demikian, daya tahan tubuh meningkat. Untuk asupan makanan juga dipasok petugas setiap hari,”kata Tamsir yang juga menjabat sebagai Kepala Pasukan Khusus Pemakaman warga yang meninggal selama covid berlangsung ini.

“Saya sendiri sudah berpengalaman memakamkan sekitar 40 warga yang meninggal dengan standar covid. Baik mereka yang meninggal dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun positif,”ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, orang tanpa gejala (OTG) yang dalam pemantauan sebanyak 562 orang. Sedangkan, selesai pemantauan 195 orang. Total 757 orang OTG. Kemudian, jumlah ODP ada 688 orang. Proses pemantauan ada 6 orang dan 682 selesai pemantauan. Adapun, warga PDP total ada 48 orang. Yaitu, dalam pengawasan 3 orang, dan selesai pengawasan 45 orang. Lalu, warga yang positif terpapar covid-19 total ada 39 orang (kasus). Sebanyak 22 orang sembuh, 3 meninggal, isolasi dirumah 8, dirawat di rumah sakit di Demak 1 orang dan dirawat dirumah sakit diluar Demak ada 5 orang. (JawaPos)

Tips Menyeimbangkan Pekerjaan Dan Keluarga Saat Pandemi Covid 19

Demak – Rabu (27/5), Hai Sobat Mindukcapil Demak, menjadi WFH atau Bekerja dari rumah terkadang mengaburkan batas kehidupan kantor dan rumah yang tak jarang malah bikin stres lho.

Yuk simak tips berikut untuk menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga di masa pandemi ini, ya Sobat Mindukcapil Demak.

Penyemprotan Griya Hasanah Oleh BPBD Kab. Demak

Demak – Kemarin (26/5), Penyemprotan Disinfektan di seputar kawasan Wisma Griya Hasanah oleh BPBD Kab. Demak, gedung yang dipersiapkan Pemerimtah Kabupaten Demak untuk menampung karantina pasien diduga terjangkit Covid-19. Dilansir oleh Satpol PP Kab. Demak.

Petugas PLN Kembali Baca Meteran Listrik Di Rumah Pelanggan

Demak – Dilansir dari PLN, hari ini (26/5), PLN mulai bulan Mei 2020, kembali melaksanakan pembacaan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar. Pembacaan meter oleh petugas atas penggunaan listrik bulan Mei 2020 ini, adalah untuk tagihan rekening listrik bulan Juni 2020.

Petugas PLN dalam melakukan pembacaan meter ke rumah pelanggan, menggunakan standar APD dengan tetap memperhatikan Pedoman Pencegahan Penyebaran COVID-19 @kemenkes_ri PLN juga tetap menyiapkan layanan baca meter mandiri melalui aplikasi WhatsApp Messenger PLN 123 dengan nomor 08122 123 123.

Baca meter mandiri bisa dilakukan oleh pelanggan mulai tanggal 24 s.d. 27 setiap bulannya. Pelaporan baca meter mandiri oleh pelanggan yang valid, yaitu pengiriman foto angka stand meter akan dijadikan prioritas utama dasar perhitungan rekening listrik.

Jika pelanggan tidak dapat mengirimkan angka stand & foto pada tanggal baca mandiri yang disediakan bagi pelanggan pada tanggal 24 s.d. 27, maka angka stand yg akan digunakan adalah hasil dari baca petugas PLN.

Jika pelanggan tidak dapat mengirimkan foto angka stand meter ataupun tidak dapat didatangi oleh petugas PLN, maka pemakaian listrik akan diperhitungkan rata-rata 3 bulan terakhir.

Selanjutnya, akan ada penyesuaian tagihan rekening listrik ketika nanti petugas PLN telah kembali dapat melaksanakan pembacaan meter ke rumah pelanggan saat kondisi kembali normal.

Apabila Pengiriman angka stand & foto kWh meter oleh pelanggan diluar dari tanggal yang telah ditetapkan, yaitu tanggal 24 s.d. 27, maka tidak akan dijadikan angka tagihan listrik.

Hubungi layanan Contact Center PLN 123 untuk menyampaikan informasi atau keluhan atas layanan kami.

Hindari Tidur Di Depan Kipas Angin, Ini Alasannya

Demak – Rasa gerah seringkali mendorong banyak orang untuk tidur di dekat kipas. Hembusan angin dari kipas memang dapat membawa kesejukan secara instan. Meski begitu, kebiasaan tidur di dekat kipas sebaiknya dihindari.

The Sleep Advisor mengungkapkan penggunaan kipas dapat membantu sirkulasi udara sehingga membuat ruangan terasa lebih sejuk dan segar. Akan tetapi, penggunaan kipas juga dapat membantu peredaran debu dan serbuk sari. Hal ini tentu tidak baik untuk penderita alergi, asma atau alergi serbuk bunga.

“Lihat dari dekat kipas Anda. Bila ada debu yang menumpuk pada bilahnya, partikel-partikel itu melayang di udara setiap kali Anda menyalakan kipas itu,” jelas The Sleep Advisor seperti dilansir Women’s Health.

Selain itu, tidur di dekat kipas juga dapat membuat kulit dan saluran hidung menjadi kering. Bila saluran hidung menjadi terlalu kering, tubuh bisa terpicu untuk menghasilkan lendir berlebih dan membuat hidung tersumbat.

Tak hanya itu, hembusan angin dari kipas yang langsung mengenai tubuh juga dapat memicu terjadinya kram otot. Hal ini bisa terjadi karena udara yang sejuk dapat membuat otot menegang dan kram. Masalah seperti ini lebih sering terjadi pada orang-orang yang tidur dengan posisi kipas di dekat leher dan wajah mereka.”Orang yang tidur dengan hembusan angin mengarah langsung padanya bisa saja bangun dengan kondisi otot yang kaku atau nyeri,” katanya.

Bila tetap ingin menyalakan kipas saat tidur, akan lebih baik bila posisi kipas ditempatkan tidak terlalu dekat dengan tempat tidur. Selain itu, atur kipas agar tidak menghembuskan angin secara langsung ke tubuh.

Sebagai alternatif, penggunaan penyaring udara bisa menjadi solusi. Jangan lupa pula untuk rajin membersihkan debu yang menempel di bilah kipas secara rutin.

Diskon Dan Gratis Listrik Diperpanjang

Demak – Selasa (26/5), Dilansir dari PLN Indonesia, Pemerintah resmi memperpanjang pembebasan dan diskon tarif listrik hingga September 2020. PLN mempunyai program yaitu Diskon 50% Biaya Penyambungan layanan Pasang Baru berlaku untuk konsumen golongan tarif daya 450 VA dan 900 VA yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau yang berada di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T). Program ini berlaku hingga 31 Desember 2022.

Electrizen dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke WA dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website PLN www.pln.co.id Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir untuk Pelanggan Rumah Tangga R1/450 VA, Bisnis Kecil B1/450 VA, & Industri Kecil I1/450VA dan sebesar 50% akan diberikan kepada pelanggan 900VA bersubsidi R1/900 VA.

SP Online Berakhir 3 Hari Lagi

Demak – Selasa (26/5), Perhelatan Sensus Penduduk Online akan berakhir pada 29 Mei 2020. Artinya masih ada waktu 3 hari bagi Anda dan keluarga untuk mencatatkan diri.

Ayo, luangkan waktu sejenak dengan tetap di rumah untuk menjawab pertanyaan sensus di laman: sensus.bps.go.id Siapkan KTP dan Kartu Keluarga. Informasi yang Anda sampaikan dijamin keamanannya oleh BPS. Bersama kita #MencatatIndonesia.

Perekaman Data KTP-el Sesuai Protokol Kesehatan

Demak – Neni Prima Firiani hari ini (26/5) melayani salah satu warga yang mengajukan permohonan perekaman data KTP-el di Ruang Pelayanan, Dindukcapil Kab. Demak. Untuk itu dengan mengunakan APD (Alat Perlindungan Diri) berupa face shield, sarung tangan dan masker, Neni mulai merekam Amelia Lathifah Hanum, warga desa Bolo, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak.

Setelah perekaman data selesai dan sudah diperiksa kembali oleh Amelia, segera Neni mengirim data tersebut ke Kemendagri supaya menjadi data tunggal dan dapat diterbitkan KTP-el nya.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial