Demak – 3 ASN Dindukcapil Kab. Demak, yaitu Dyah Isnaeni, Baharuddin dan R mengikuti lomba pengucapan Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri dan ASN Core Value di Pendopo Bina Pradja Demak, pada hari ini (Rabu) …
Demak – Selasa (26/5), Beragam masakan khas lebaran tersaji di berbagai daerah di Indonesia. Bagi masyarakat Bugis ada satu makanan yang biasanya dimakan saat hari raya tiba.
Nasu Palekko adalah salah satu kuliner khas suku Bugis yang terbuat dari Daging Bebek yang dipotong-potong kecil seperti dicincang, atau disebut Daging Bebek Cincang. Tidak hanya saat hari raya, Nasu Palekko juga disajikan saat ada perayaan lainnya.
Demak – Selasa (26/5) pukul 07.30 WIB, bertempat di halaman Kecamatan Sayung dilaksanakan apel pagi di pimpin oleh Camat Sayung, Sururi, SH, MH, dan diikuti oleh seluruh pegawai Kecamatan, Dindukcapil, PLKB, Pertanian, Pendamping desa.
Dua orang pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Koordinator dan Operator di TPDK Kecamatan Sayung, Akrom, S.Sos dan Antik Wantini mengikuti kegiatan apel dan halal bihalal tersebut.
Jakarta – Aplikasi pesan WhatsApp akan menambahkan dukungan QR Code untuk memudahkan orang menambahkan kontak ke daftar penggunanya. Fitur baru itu saat ini hanya tersedia dalam versi beta pada perangkat iOS dan Android untuk diuji.
Pengguna yang mengaktifkan fitur ini akan dapat menampilkan QR Code mereka sendiri kepada orang lain dan memindai kode akun WhatsApp lainnya. QR Code dapat dicabut jika pengguna memutuskan mereka tidak ingin membagikan nomor mereka dengan orang lain lagi, demikian dilaporkan laman Daily Mail, Jumat, 22 Mei 2020.
QR Code merupakan fitur yang diminta pengguna WhatsApp sebagai cara mudah untuk menambahkan kontak ke aplikasi secara langsung, dibandingkan berbagi nomor telepon. Saat ini bagi untuk menambahkan kontak, pengguna iOS, harus menambahkannya ke Tab Kontak di Aplikasi Telepon, untuk kemudian bisa mengirimkan pesan WhatsApp.
Menambahkan kontak baru dengan memindai atau berbagi QR Code adalah sesuatu yang sudah digunakan oleh platform media sosial lain, seperti Snapchat dan Twitter, termasuk aplikasi pesan yang sudah tutup, BlackBerry Messenger. Platform milik Facebook lainnya–Instagram dan Messenger–sudah memiliki QR Code yang memungkinkan orang mudah menambahkan kontak atau membagikan detail mereka.
WhatsApp mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan QR Code setahun lalu, tapi baru sekarang diimplementasikan. Aplikasi besutan Facebook itu belum mengonfirmasi kapan atau bahkan apakah itu akan ditambahkan ke aplikasi langsung.
Namun, ketika pengguna menginstal versi beta, mereka dapat menemukan fungsionalitas di bagian pengaturan mereka, kemudian memberikannya kepada orang lain untuk memindai menggunakan kamera WhatsApp. “Teman-teman Anda dapat memindai atau mengunggah QR Code ini menggunakan kamera WhatsApp untuk mendapatkan nomor Anda,” bunyi keterangan WhatsApp.
QR Code berisi nama dan nomor telepon pengguna, tapi menurut WABetaInfo, kode itu dapat dicabut kapan saja untuk menghentikan seseorang menggunakannya untuk menambahkan detail pengguna lain. Seperti di Snapchat, Instagram, dan Messenger, pengguna bisa membagikan tangkapan layar QR Code di platform lain atau bahkan melalui email agar orang lain menambahkan lebih cepat.
Pengguna kemudian dapat memindai atau mengunggah tangkapan layar QR Code ke kamera WhatsApp dari galeri foto pengguna. Menurut WABetaInfo, tanggal pasti fitur akan tersedia untuk umum belum dikonfirmasi, tapi bisa dalam waktu dekat ini. (Tempo)
Demak – Selasa (26/5), Dilansir dari KemenPPA, Sahabat Perempuan dan Anak, perkawinan usia anak merupakan pelanggaran hak anak dan juga pelanggaran Hak Asasi Manusia. Perkawinan usia anak masih sering terjadi di Indonesia khususnya di daerah tertentu seperti Sulawesi Barat dan. Banyak faktor yang mendasari terjadinya perkawinan anak salah satunya faktor budaya dan ekonomi. Untuk itu, pencegahan perkawinan usia anak menjadi tanggung jawab kita bersama, sebab pemerintah tidak dapat melakukannya sendiri. Diperlukan dukungan dan peran NGO, Dunia Usaha, Media, Forum Anak, Keluarga dan masyarakat secara luas. ⠀ Saat ini, perlu adanya sebuah konsepsi bahwa perkawinan harus dilandasi dengan nilai ketulusan dan kemandirian dari kedua belah pihak. Ingat, perkawinan jangan dilihat dari sisi romantismenya dan manis-manisnya saja akan tetapi di balik itu banyak yang harus dipersiapkan pasca perkawinan itu sendiri. Sahabat, mari jadi bagian dalam pencegahan perkawinan usia anak!
Demak – Selasa (26/5) pukul 07.30 WIB, bertempat di halaman Kecamatan Mranggen dilaksanakan apel pagi di pimpin oleh Camat Mranggen, Wiwin Edi Widodo dan dilanjutkan dengan acara Halal Bihalal bersama pegawai Kecamatan, Dindukcapil, PLKB, Pertanian, Pendamping desa.
Dua orang pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Koordinator dan Operator di TPDK Kecamatan Mranggen, Sri Juniasih, SE dan Dyah Arini Rokhmiyana, SE mengikuti kegiatan apel dan halal bihalal tersebut.
Demak – Selasa (26/5), Sesuai dengan namanya penyakit tidak menular atau disingkat PTM merupakan penyakit yang tidak membahayakan orang-orang disekitar karena tidak akan menularkan penyakitnya. Penyakit tak menular seperti penyakit jantung, stroke, atau diabetes, saat ini menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian utama di dunia dan menghabiskan biaya kesehatan sangat mahal. Berdasarkan survey data Riskerdas penyebab kematian 15,4% disebabkan oleh stroke disusul 31,7% karena hipertensi, 30,3% disebabkan arthritis, penyakit jantung 7,2% dan cedera 7,5%.
Ada beberapa faktor risiko penyakit tak menular, misalnya saja kebiasaan merokok, konsumsi makanan berlemak dan mengandung gula, kurang makanan berserat, serta kurangnya aktivitas fisik. Dalam hal pola makan, kita memiliki piramida makanan yang mengatur kebutuhan jumlah gizi. Rutin mengonsumsi buah berdampak pada peningkatan sistem imunitas tubuh, memperlambat peningkatan gula darah setelah makan, berakibat langsung pada kesehatan saluran cerna. Misalnya saja buah kiwi yang terbukti meringankan konstipasi, kesulitan mencerna makanan, sakit perut, serta sakit asam lambung.
Demak – Selasa (26/5) bertepatan dengan tanggal 03 Syawal 1441 H pada pukul 07.30 WIB, bertempat di halaman Kecamatan Karanganyar dilaksanakan apel pagi di pimpin oleh Yanto Mulyanto, S.Sos, MM selaku Sekcam Kecamatan Karanganyar dan dilanjutkan dengan acara Halal Bihalal bersama pegawai Kecamatan, Dindukcapil, PLKB, Pertanian, Pendamping desa.
Dua orang pegawai Dindukcapil Kab. Demak yang bertugas sebagai Koordinator dan Operator di TPDK Kecamatan Karanganyar, Ahmad, S.Sos dan Endang Sulistyowati, S.Pd juga mengikuti kegiatan apel dan halal bihalal tersebut.
Demak – Selasa (25/6), Olahraga menjadi cara terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh. Tidak hanya itu, aktivitas fisik ini dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan. Sayangnya, tidak sedikit orang yang menyalahartikan dan akhirnya berolahraga jauh melebihi kapasitas tubuhnya atau melampaui ‘dosis olahraga’. Padahal, tidak jauh berbeda dengan mengonsumsi obat-obatan, olahraga juga punya takaran alias dosisnya agar tetap aman dan memberikan hasil yang memuaskan. Lantas, sebenarnya berapa takaran olahraga yang pas dan dianjurkan dilakukan?
Dilansir dari laman Mayo Clinic, Department of Health and Human Services menyarankan untuk melakukan aktivitas aerobik sedang setidaknya selama 150 menit atau aerobik kuat setidaknya 75 menit dalam satu minggu. Sementara itu, latihan kekuatan untuk semua kelompok otot disarankan untuk dilakukan setidaknya dua kali dalam satu minggu.
Jenis olahraga aerobik sedang termasuk jalan cepat atau berenang, sementara aerobik kuat termasuk lari atau senam aerobik itu sendiri. Lalu, latihan kekuatannya bisa seperti mendayung, naik turun tangga, atau panjat tebing bagi yang memang menggemarinya. Setidaknya, lakukan olahraga selama 30 menit setiap hari jika kamu ingin memiliki tubuh yang sehat. Namun, jika kamu memiliki tujuan lain, seperti menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan tetap ideal, kamu membutuhkan porsi olahraga yang lebih banyak. Bahkan, kamu bisa mendapatkan lebih banyak manfaat olahraga jika dilakukan selama 300 menit dalam waktu satu minggu.
Meskipun begitu, tetap saja tidak boleh dipaksakan, ya. Pasalnya, dosis olahraga setiap orang berbeda, bergantung pada kondisi kesehatan tubuh masing-masing. Cara agar dosisnya tepat dan manfaat pun bisa didapat, kamu bisa langsung bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Kapan saja dan di mana saja, dokter ahli siap membantu memberikan solusi terbaik untuk setiap masalah kesehatanmu, bahkan memudahkan kamu jika ingin berobat ke rumah sakit terdekat.
Meskipun harus menurunkan berat badan, bukan berarti kamu diizinkan untuk melakukan olahraga yang berlebihan. Pasalnya, berolahraga berlebihan malah bisa membuat tubuh mengalami kelelahan, cedera otot dan sendi, hingga gangguan hormon dan tulang. Maka, penting untuk memperhatikan betul ‘dosis olahraga’ yang tepat sehingga tubuh terhindar dari hal yang tak diinginkan.
Demak – Selasa (26/5), Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona. Dengan kata lain, bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona. Namun perlu Anda ketahui, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.
Jadi, rapid test di sini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona atau COVID-19. Tes yang dapat memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus Corona sejauh ini hanyalah pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). Pemeriksaan ini bisa mendeteksi langsung keberadaan virus Corona, bukan melalui ada tidaknya antibodi terhadap virus ini.
Prosedur pemeriksaan rapid test dimulai dengan mengambil sampel darah dari ujung jari yang kemudian diteteskan ke alat rapid test. Selanjutnya, cairan untuk menandai antibodi akan diteteskan di tempat yang sama. Hasilnya akan berupa garis yang muncul 10–15 menit setelahnya.
Hasil rapid test positif menandakan bahwa orang yang diperiksa pernah terinfeksi virus Corona. Meski begitu, orang yang sudah terinfeksi virus Corona dan memiliki virus ini di dalam tubuhnya bisa saja mendapatkan hasil rapid test yang negatif karena tubuhnya belum membentuk antibodi terhadap virus Corona.
Oleh karena itu jika hasilnya negatif, pemeriksaan rapid test perlu diulang sekali lagi 7–10 hari setelahnya. Anda juga tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari walaupun tidak mengalami gejala sama sekali dan merasa sehat.
Nah, bila hasil rapid test Anda positif, jangan panik dulu. Antibodi yang terdeteksi pada rapid test bisa saja merupakan antibodi terhadap virus lain atau coronavirus jenis lain, bukan yang menyebabkan COVID-19 atau SARS-CoV-2.
Jadi, perlu dilakukan pengambilan swab untuk tes PCR guna memastikan apakah benar terdapat infeksi SARS-CoV-2. Sebelum melakukan tes PCR atau selama menunggu hasilnya, Anda harus menjalani isolasi mandiri di rumah selama paling tidak 14 hari.
Selama isolasi, hindari berpergian dan kontak dengan orang lain yang tinggal serumah, sambil menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Terapkan physical distancing, yaitu menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain dan kenakan masker saat harus berinteraksi dengan orang lain.
Selain itu apa pun hasil rapid test-nya, pantau terus kondisi kesehatan Anda. Bila muncul gejala COVID-19, seperti batuk, demam, suara serak, dan sesak napas, segera hubungi fasilitas layanan kesehatan atau hotline COVID-19 untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Karena keterbatasan alat, tidak semua orang dapat menjalani prosedur ini secara serentak. Sejauh ini, pemeriksaan hanya diprioritaskan untuk orang yang lebih berisiko terkena COVID-19. Kriterianya antara lain adalah:
Orang dalam pengawasan, yaitu yang memiliki demam ≥ 380C atau gejala gangguan sistem pernapasan, seperti pilek, batuk, dan sesak napas, serta memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal, baik di Indonesia maupun luar negeri
Orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien dalam pengawasan (PDP)
Orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien yang terkonfirmasi atau kemungkinan besar positif COVID-19
Masyarakat dengan risiko tertular paling tinggi, seperti petugas kesehatan di rumah sakit yang menangani COVID-19
Masyarakat yang bekerja di puskesmas atau klinik, serta masyarakat dengan profesi yang interaksi sosialnya tinggi (TNI, polisi, pejabat publik, ulama, petugas bandara, atau pedagang pasar)
Penentuan kriteria bisa dilakukan saat Anda ke puskesmas untuk bertemu dokter. Anda juga bisa didatangi secara langsung oleh pihak puskesmas bila Anda memang terdata pada jejak kontak ODP, PDP, atau pasien terkonfirmasi.
Bila berada di luar kriteria tersebut, Anda dianjurkan untuk tetap melakukan langkah pencegahan penularan virus Corona dengan mencuci tangan secara rutin, menjaga daya tahan tubuh, melakukan social distancing atau yang kini disebut physical distancing, serta tidak keluar rumah kecuali untuk kepentingan mendesak.
Jakarta – Pemerintah membuka pendaftaran kartu prakerja gelombang 4 pada hari ini, Selasa (26/5). Gelombang keempat yang sempat ditunda dari jadwal sebelumnya dibuka persis setelah perayaan lebaran.
Serupa dengan gelombang sebelumnya, pemerintah memberlakukan syarat dan tata cara untuk mendapatkan kartu prakerja. Mengutip laman resmi prakerja.go.id, beberapa syarat mengikuti program kartu prakerja antara lain, calon peserta merupakan warga negara Indonesia (WNI), minimal berusia 18 tahun, dan sedang tidak menempuh pendidikan formal.
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan pendaftaran program kartu prakerja saat ini hanya dilakukan melalui situs resmi www.prakerja.go.id. Pendaftaran dibuka setiap pekan, dari Senin pukul 08.00 WIB hingga Kamis pukul 16.00 WIB. Prosesnya, pertama, setelah membuka situs pendaftaran, masukkan data diri untuk diverifikasi. Kedua, setelah lolos verifikasi data, calon peserta akan mengikuti tes motivasi dan matematika dasar. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kompetensi dan potensi yang dimiliki calon peserta. Ketiga, pengumuman peserta yang diterima.
Keempat, peserta yang lolos bisa memilih jenis pelatihan melalui platform digital mitra kartu prakerja. Saat ini, tersedia 900 pelatihan dari 8 platform digital seperti Tokopedia, Ruang Guru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, dan Pijar.
Kelima, peserta mengikuti pelatihan daring sesuai pilihan. Keenam, usai merampungkan pelatihan, setiap peserta akan diberikan sertifikat elektronik dan lembar survei terkait program pelatihan yang diikuti. Pemerintah akan memberikan insentif sebesar Rp150 ribu setelah pengisian survei evaluasi tersebut.
“Tolong berikan ulasan jujur kualitas pelatihan tersebut karena kami yakin lewat masukan dari pengguna kami bisa perbaiki program ini,” jelas Denni.
Ketujuh, peserta akan menerima insentif pasca penuntasan pelatihan sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan. Insentif itu diberikan secara non tunai melalui rekening bank atau dompet elektronik pilihan peserta. Khusus untuk dompet digital, pemerintah telah bekerja sama dengan Gopay, LinkAja, dan OVO.
Dalam program ini, setiap peserta akan mendapatkan total insentif sebesar Rp3,55 juta. Dana itu terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp50 ribu untuk tiga kali.
Jika peserta tidak mengikuti pelatihan pertama, maka statusnya sebagai peserta di program kartu prakerja langsung hangus dan tak akan mendapatkan insentif yang dijanjikan pemerintah. Pemerintah menyediakan call center jika ada calon peserta yang kesulitan mendaftar dan menggunakan fasilitas di program kartu prakerja.
Masyarakat bisa menghubungi call center di nomor 021-25541246 dan e-mail di info@prakerja.go.id. Layanan ini buka setiap Senin-Jumat dari pukul 08.00-19.00 WIB. (CNNIndonenesia).