Tanda Kemungkinan Kamu Dilanda Fonofobia

Jakarta – Ketika berbicara secara tatap muka, kamu begitu bersemangat. Tapi saat menerima telepon kok sangat benci dan takut. Jika demikian, kemungkinan kamu menderita fonofobia. Kedengarannya aneh memang, tapi beberapa orang di dunia ini mengalami itu. Berikut ini tujuh ciri-ciri untuk mengetahui apakah kamu terkena sindrom psikologis tersebut dirangkum dari laman Lifehack.org.

1. Saat telpon berdering, kamu selalu membiarkan panggilan berakhir dengan sendirinya. Tidak peduli siapapun yang menelpon, kamu langsung diliputi rasa panik. Dalam benakmu berkata,”Seseorang menelpon! Haruskah aku menjawabnya. Tapi saya tidak mau mengangkatnya. Biarkan saja berdering.” Ketika akhirnya deringan tersebut berhenti, kamu merasa senang.

2. Kamu selalu menggunakan alasan untuk tidak mengangkat telepon. Mungkin kamu selalu menyiapkan sejumlah alasan untuk menjawab ketika ditanya kenapa tidak mengangkat telepon. “Teleponnya lagi di kamar” atau “Saya tidak membawa telepon’ padahal ponsel kamu tidak jauh dari kamu yang tengah asik membuka berbelanja di e-Commerce.

3. Selalu Mode Senyap. Ketika mengaktifkan mode ini karena kamu tidak hanya ingin mengabaikan panggilan dari orang yang mengganggu. Tetapi menghindari semua panggilan telepon dan keharusan menjawab.

4. Daftar panggilan tak terjawab lebih panjang dari panggilan masuk. Bagi kebanyakan orang daftar panggilan masuk sangat panjang. Tapi bila daftar panggilan tidak terjawab lebih banyak bisa menjadi salah satu cirinya.

5. Teman Sering mengeluh bahwa kamu tidak menjawab telepon. Apakah teman kamu sering mengeluh tentang masalah ini? Kamu kemudian meminta maaf dan memberikan beberapa alasan. Tetapi sebenarnya kamu mendengarkan telepon tersebut tapi membiarkannya.

6. Menyaring Kontak. Jika kamu sering menyaring kontak agar mempermudah mana orang yang mungkin akan kamu angkat panggilan teleponnya.

7. Memprioritaskan SMS ketimbang menerima teleponnya. Ketika kamu memprioritaskan SMS ketimbang menerima panggilan telepon bisa jadi pertandanya. Padahal menjawab telepon tidak membuat pulsa kamu berkurang. Tapi kamu memilih membiarkan panggilan tersebut tidak terjawab. Dan kamu membalasnya dengan SMS dengan memberikan alasannya. Nah bagaimana setelah membaca, apakah ada ciri-ciri yang kamu alami?

Ganjar Belum Akan Terapkan New Normal : Trafik Corona Harus Turun Dulu

Semarang – Gubernur Ganjar Pranowo berbicara soal skenario pemberlakuan new normal atau normal baru di Jawa Tengah. Salah satunya adalah syarat grafik kasus virus Corona (COVID-19) di Jateng harus turun lebih dulu. “Tapi kita belum akan melakukan normal baru dalam waktu pendek. Kalau nanti kita melihat grafiknya masih tinggi tentu normal baru belum bisa kita terapkan. Grafiknya harus turun dulu. Kalau sudah mulai turun ekstrem sampai hampir menyentuh batas bawah, nah itu normal baru bisa. Sekarang kita latihan dulu,” kata Ganjar kepada wartawan di rumah dinasnya, Semarang, Selasa (26/5/2020)

Ganjar menekankan saat ini merupakan masa latihan karena penerapan new normal harus melihat kasus Corona yang terjadi. Jika sudah mulai landai maka new normal bisa dijalankan. Selain itu, agar jalannya new normal bisa optimal, Ganjar berharap kepala daerah mengeluarkan regulasi. Ganjar mengatakan panduan penerapan new normal telah dia terima, demikian pula para bupati dan wali kota. Instansi pemerintah harus memberi contoh terlebih dahulu sebelum masyarakat menerapkannya. Maka Ganjar menyebut penataan dilakukan mulai hari ini.

Ganjar berharap instansi atau perkantoran swasta juga mulai melakukan penataan untuk penerapan new normal. Ganjar mencontohkan salah satu pabrik di Kudus sudah bisa menerapkannya. Untuk mal dan pasar, Ganjar menginstruksikan agar bupati dan wali kota lebih ketat menerapkan aturan protokol kesehatan. Ganjar menyebut saat ini telah memasuki masa-masa kritis, terutama saat Bulan Ramadhan dan lebaran karena justru banyak masyarakat belanja.

Apa Itu Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid adalah kelenjar yang terletak di leher dan berfungsi untuk menghasilkan hormon tiroid yang mengatur metabolisme tubuh. Gangguan pada kelenjar tiroid dan hormon tiroid akan menimbulkan gejala penyakit tiroid yang berbeda-beda, tergantung jenis dan penyebabnya Penyakit tiroid terjadi ketika kelenjar tiroid mengalami perubahan bentuk, serta menghasilkan hormon tiroid yang terlalu sedikit (hipotiroidisme) atau terlalu banyak (hipertiroidisme). Perubahan bentuk kelenjar tiroid sendiri dapat disebabkan oleh penyakit gondok, nodul tiroid, dan kanker tiroid.

Hipotiroid atau hipotiroidisme, berarti kekurangan hormon akibat kelenjar tiroid tidak dapat memproduksi dalam jumlah yang cukup. Hipotiroid lebih sering dialami oleh wanita, terutama yang usianya lebih dari 60 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan dialami oleh pria maupun wanita pada usia yang lebih muda. Pada awalnya hipotiroidisme tidak menampakkan gejala. Akibatnya seringkali orang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami kondisi tersebut. Kondisi yang dapat timbul karena hipotiroid yang tidak kunjung diobati adalah nyeri sendi, penyakit jantung, peningkatan berat badan hingga obesitas dan infertilitas.

Bersiap Untuk “New Normal”

Istilah new normal life atau kondisi normal yang baru merupakan kondisi ketika manusia pada akhirnya harus hidup berdampingan atau beradaptasi dengan ancaman virus corona.
Penggunaan masker dan melakukan cuci tangan kini menjadi hal yang wajib saat berada di ruang publik, pelaku usaha seperti restoran juga mulai mengatur jarak meja makan dan membatasi jumlah pengunjung tetap dilakukan pada kondisi new normal life.

Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa Covid-19 telah benar-benar mengubah cara hidup manusia. Sesuatu yang sebelumnya tidak lumrah dilakukan kini menjadi sebuah kewajaran dan bahkan kewajiban.

Berdamai atau hidup bersama dengan virus corona juga diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid-19 akan segera menurun. Selama wabah masih terus ada, Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.
.
“Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis 7/5/2020 dikutip dari Kompas.com.
.
Jokowi juga mengatakan, beberapa ahli menyebut ada kemungkinan kasus pasien positif Covid-19 menurun angkanya. Tetapi, ketika kasusnya sudah turun tidak berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif.
.
“Ada kemungkinan masih bisa naik lagi atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi dan seterusnya,” kata Jokowi. Masyarakat dipersilakan beraktivitas secara terbatas, tetapi harus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.
.
“Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur,” tandasnya.

Ganjar Imbau Masyarakat Taati Larangan ke Jakarta Pasca Lebaran

Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat Jateng agar menaati larangan ke Jakarta pasca Lebaran guna memutus persebaran Covid-19. Masyarakat tidak perlu balik ke Jakarta, apalagi ibu kota Indonesia itu merupakan salah satu episentrum penyebaran Covid-19.

”Jangan ke Jakarta. Wong sudah dikasih tahu kok, kecuali mereka yang bekerjanya di kantoran, pasti pulangnya kemarin pakai izin,” kata Ganjar Seperti dilansir dari Antara di Semarang.

”Ketika di suatu tempat terjadi wabah, janganlah kamu mendekati daerah wabah itu. Itu saja rumusnya, yang nekat, ya Anda akan mendapatkan kondisi yang tidak nyaman,” tambah Ganjar.

Dia meminta masyarakat yang sudah telanjur mudik untuk tetap tinggal di Jawa Tengah karena sudah disiapkan program pemberdayaan bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. ”Mereka yang tidak bisa bekerja akan diberikan pelatihan, modal usaha, hingga pemasaran sesuai potensi masing-masing,” ujar Ganjar.

Pemprov, kata dia, bahkan sudah bekerja sama dengan sejumlah penyedia perdagangan elektronik nasional untuk menyukseskan program itu. ”Lebih baik sekarang yang sudah telanjur mudik, tetap di daerah saja. Toh kemarin meski dilarang, Anda juga bolos dan nekad. Saya ingatkan hati-hati, jangan nekad kembali ke Jakarta,” tutur Ganjar.

Sebagai informasi, meski pemerintah melarang mudik, banyak warga Jawa Tengah yang bekerja di Jakarta maupun kota besar lain seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi nekad untuk mudik dengan menggunakan berbagai cara.

Ganjar bahkan menyebut kebocoran pemudik sudah terjadi cukup banyak yakni lebih dari 600.000 warga Jateng di Jabodetabek nekad mudik ke kampung halaman masing-masing pada Lebaran 2020. (Sumber : JawaPos)

Ini Cara Kirim Foto Meteran Listrik PLN via WhatsApp Supaya Tagihan Tidak Naik

Demak – Sebagaimana dilansir dalam laman PLN (27/5), bahwa selama pandemi virus corona, PLN memberlakukan kebijakan baru untuk pelaporan angka meteran listrik. Pelanggan pascabayar PLN bisa melakukan pelaporan mandiri melalui aplikasi pesan WhatsApp, apabila tidak ada petugas pencatatan meteran ke rumahnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian tagihan rekening listrik dengan penggunaan masing-masing pelanggan. Sebelumnya, ramai pembahasan tagihan listrik yang melonjak tinggi pada awal Mei lalu, padahal PLN sudah memastikan tidak ada kenaikan listrik selama pandemi virus corona.Salah satu penyebabnya adalah ketidaksesuaian pelaporan tagihan listrik yang diakibatkan tidak adanya pencatatan meter keliling. Untuk itu PLN meminta pelanggan listrik pascabayar mengirimkan foto dan laporan penggunaan listrik bulanan melalui WhatsApp, dari tanggal 24 hingga 27 Mei 2020.

Untuk melakukan pelaporan mandiri caranya cukup mudah. PLN menggunakan teknologi chatbot WhatsApp untuk melayani pelaporan pelanggan. Hal perlu dipersiapkan adalah foto meteran listrik dan nomor pelanggan.Lebih lengkapnya bisa ikuti langkah di bawah ini.

  • Simpan nomor WhatsApp PLN 08122 123 123.
  • Memulai percakapan dengan ketik “Halo”.
  • Ketik angka “2” untuk layanan Baca Meter Mandiri pemakaian listrik (pascabayar).
  • Baca syarat dan ketentuan yang diberikan oleh PLN. Kemudian masukan nomor pelanggan.
  • Jika nomor pelanggan sudah sesuai, masukan nilai stad kWh meter akhir.
  • Selanjutnya, kirim foto kWh meter yang menampilkan nilai stand yang sesuai dengan angka yang diberikan.
  • PLN akan verifikasi sesuai prosedur dan apabila telah sesuai maka akan dilanjutkan proses penerbitan rekening listrik bulan Juni.

Apabila pengiriman angka stand dan foto kWh meter dilakukan di luar tanggal yang ditetapkan, maka tidak akan dijadikan angka dalam perhitungan tagihan listrik. Jika pelanggan tidak dapat mengirimkan foto angka stand meter ataupun lokasi kWh meter tidak dapat didatangi oleh petugas PLN, maka pemakaian listrik akan diperhitungkan rata-rata tiga bulan terakhir.

Selanjutnya, setiap tiga bulan PLN akan melakukan penyocokan angka stand kWh meter khusus hasil kiriman pelanggan dengan angka faktual hasil pembacaan petugas PLN di lapangan. Lalu akan dilakukan penyesuaian pada perhitungan tagihan listrik. Untuk itu pelanggan diminta mengirimkan angka dan foto stand sesuai dengan yang tertera di kWh meter, sehingga tidak terjadi penyesuaian tagihan listrik naik atau turun secara berlebihan pada bulan berikutnya

Cara Bijak Mempertahankan Sehat Saat dan Sesudah Lebaran

Demak – Puasa Ramadhan yang dijalani selama satu bulan tak hanya bermanfaat pada keimanan semata, tetapi juga pada kesehatan. Ketika seseorang menjalani puasa dengan benar, maka dia bisa beradaptasi dengan pola hidup sehat yang dilakukan selama satu bulan. bagaimana cara mempertahankan kesehatan saat dan sesudah lebaran? Ini ulasannya.

Praktisi kesehatan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM-FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, mengimbau agar kita mampu mempertahankan budaya hidup sehat yang telah kita raih selama puasa di bulan Ramadan. Contohnya, cukup banyak di antara kita yang selama 11 bulan terakhir mengaku kesulitan untuk mengontrol makan dan mengurangi atau berhenti merokok sama sekali. Begitu berpuasa, kita justru mampu melakukan semua itu dengan sangat baik. Syukur-syukur ada yang sudah berhenti merokok.

Menurut Ari, hidup sehat harus tetap dipertahankan sampai akhir Ramadan, dengan tetap mengurangi asupan kalori, mengonsumsi buah dan sayur-sayuran, minum air putih yang cukup delapan sampai 10 gelas per hari.

“Tidur cukup minimal enam jam sehari, tetap olahraga atau melakukan aktivitas rutin untuk membakar kalori dalam tubuh itu,” kata dia. Sejumlah tips untuk menjaga kesehatan selama lebaran ini diharapkan bisa bermanfaat bagi semua orang. Kondisi sehat ini diharap bisa dipertahankan walau puasa dan Lebaran telah berlalu.

Baca Syarat Dan Ketentuannya, Jangan Kembali Ke Jakarta Dulu

Jakarta – Rabu (27/5), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 47 Tahun 2020 tentang Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) sebagai syarat mutlak yang harus dimiliki oleh warga untuk keluar atau masuk ke wilayah Jakarta. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kasus COVID-19 dan mengantisipasi potensi Jakarta terkena imbas gelombang kedua penambahan kasus COVID-19 jika masyarakat melakukan perjalanan kembali atau aktivitas arus balik ke Jakarta setelah Hari Raya Idul Fitri.

Selain SIKM, persayaratan lain yang harus dimiliki bagi setiap warga yang hendak memasuki wilayah DKI Jakarta adalah surat keterangan sehat dan dibuktikan dengan hasil tes cepat (Rapid Test) dan tes Swab Polymerase Chain Reaction (PCR), surat dinas dari instansi atau perusahaan dan dokumen perjalanan lainnya seperti kartu identitas resmi. Selain itu ada 11 sektor usaha yang diizinkan berpergian/beroperasi selama masa PSBB DKI Jakarta. SIKM dan informasi selengkapnya dapat diperoleh melalui laman resmi corona.jakarta.go.id atau bit.ly/SIKMJABODETABEK.Dalam hal ini semua pintu keluar-masuk dari dan menuju wilayah DKI Jakarta dijaga ketat oleh aparat keamanan yang melibatkan unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan sebagainya. Para petugas juga tidak segan-segan meminta untuk kembali ke asalnya kepada mereka yang memaksa masuk tanpa memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

19 Warga Jalani Karantina 14 Hari di Griya Khasanah Demak

Demak – Sebanyak 19 warga dari beberapa desa dan kecamatan dikarantina di Griya Khasanah Kota Demak. Ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai covid-19. Mereka yang dikarantina atau diisolasi selama 14 hari tersebut sebelumnya telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan. Mereka dinyatakan reaktif saat dirapid test.

Karena itu, selama dikarantina digedung lantai 2 kawasan Pujasera parkir Masjid Agung Demak tersebut, mereka juga menjalani pemeriksaan swab atau pengambilam lender di tenggorokan. Itu dilakukan untuk memastikan apakah mereka negatif atau positif covid-19.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Demak, dr Singgih Setyono mengatakan, hingga kemarin, puluhan warga yang dikarantina tersebut keadaannya stabil atau baik. “Kondisi kesehatan mereka sampai hari ini, Selasa (26/5) sangat baik,”ujar Sekda Pemkab Demak tersebut.

Petugas kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Demak, Tamsir menambahkan, 19 warga yang dikarantina tersebut sebelumnya reaktif covid sehingga perlu diisolasi dan dilakukan pengambilan swab.

“Kalau nanti hasil swab dua kali negatif, maka mereka langsung dipulangkan. Jika swab menunjukkan positif maka dirawat sebagaimana penanganan covid. Kita masih menunggu hasil swabnya dulu,”ujar dia saat ditemui dikawasan Pujasera Griya Khasanah kemarin.

Menurutnya, untuk menumbuhkan rasa senang dan mempertebal imun tubuh mereka yang dikarantina, petugas kesehatan dari Dinkes Demak memberikan hiburan kepada mereka. Yaitu, dengan cara mengajak mereka senam sehat bersama dengan dipandu alunan musik.

“Ini supaya mereka terhibur. Dengan demikian, daya tahan tubuh meningkat. Untuk asupan makanan juga dipasok petugas setiap hari,”kata Tamsir yang juga menjabat sebagai Kepala Pasukan Khusus Pemakaman warga yang meninggal selama covid berlangsung ini.

“Saya sendiri sudah berpengalaman memakamkan sekitar 40 warga yang meninggal dengan standar covid. Baik mereka yang meninggal dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun positif,”ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, orang tanpa gejala (OTG) yang dalam pemantauan sebanyak 562 orang. Sedangkan, selesai pemantauan 195 orang. Total 757 orang OTG. Kemudian, jumlah ODP ada 688 orang. Proses pemantauan ada 6 orang dan 682 selesai pemantauan. Adapun, warga PDP total ada 48 orang. Yaitu, dalam pengawasan 3 orang, dan selesai pengawasan 45 orang. Lalu, warga yang positif terpapar covid-19 total ada 39 orang (kasus). Sebanyak 22 orang sembuh, 3 meninggal, isolasi dirumah 8, dirawat di rumah sakit di Demak 1 orang dan dirawat dirumah sakit diluar Demak ada 5 orang. (JawaPos)

Tips Menyeimbangkan Pekerjaan Dan Keluarga Saat Pandemi Covid 19

Demak – Rabu (27/5), Hai Sobat Mindukcapil Demak, menjadi WFH atau Bekerja dari rumah terkadang mengaburkan batas kehidupan kantor dan rumah yang tak jarang malah bikin stres lho.

Yuk simak tips berikut untuk menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga di masa pandemi ini, ya Sobat Mindukcapil Demak.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial