Imbauan IDAI agar Anak Aman Rayakan Lebaran di Tengah Pandemi Corona

Demak – Lebaran kali ini menjadi berbeda, karena adanya pandemi virus corona. Ya Moms, oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan bila Anda sedang merayakan Idul Fitri bersama keluarga, terlebih lagi dengan anak. Tujuannya, tentu untuk saling melindungi dari paparan dari virus tersebut. Mengutip lama Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), @idai_ig, beberapa hal yang Anda bisa lakukan untuk meminimalisir penularan virus corona, terutama pada si kecil saat perayaan Lebaran, di antaranya:

Pertama adalah melaksanakan salat Idul Fitri di rumah sesuai panduan Kementerian Agama. “Tanpa mengurangi hikmah Lebaran, IDAI mengimbau seluruh keluarga agar mengikuti panduan Kementerian Agama untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah,” tulis akun Instagram resmi IDAI @idai_ig, Sabtu (23/4). Selain itu, terkait silaturahmi tetap bisa dilakukan, hanya saja dengan keluarga yang memang tinggal serumah sambil menerapkan prinsip pencegahan infeksi.

Namun, jika anggota keluarga sehat dapat bersilaturahmi secara langsung namun tetap memperhatikan pembatasan fisik (jarak minimal 1 meter), menjaga kebersihan tangan, dan menerapkan etika batuk. Anda dan keluarga pun sebaiknya merayakan Lebaran di rumah saja, alias tidak saling berkunjung terlebih dahulu ke keluarga besar lainnya, yang tidak tinggal serumah.

Bila si kecil biasanya akan mencium tangan orang dewasa saat bersilaturahmi, kali ini jangan biarkan hal tersebut terjadi di tengah pandemi.Anda bisa mengajarinya dengan mengatupkan kedua tangan tanpa kontak fisik dengan orang lain, untuk mengganti bersalaman. Cara ini tidak akan mengurangi hikmah bersilaturahmi, kok.

Kemenkes Rilis Aturan New Normal di Tempat Kerja, Ini Isi Lengkapnya

Jakarta, IDN Times – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi mengeluarkan Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemik.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, bahwa dunia usaha dan masyarakat pekerja punya kontribusi besar untuk memutus penularan COVID-19 karena banyaknya populasi pekerja dan mobilitasnya.

“Tempat kerja sebagai lokus interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya,” katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu (23/5).

Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 telah menyatakan jika PSBB dilakukan, salah satu kebijakannya adalah dengan meliburkan tempat kerja.

Namun, dunia kerja tidak mungkin selamanya melakukan pembatasan, sebab menurut dia roda perekonomian harus tetap berjalan.

“Untuk itu usai pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemik COVID-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja secara optimal sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi COVID-19 atau ‘new normal’,” ujarnya.

Mewajibkan pekerja menggunakan masker sejak perjalanan dari/ke rumah, dan selama di tempat kerja. Mengatur asupan nutrisi makanan yang diberikan oleh tempat kerja, pilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu, dan sebagainya untuk membantu mempertahankan daya tahan tubuh. Jika memungkinkan pekerja dapat diberikan suplemen vitamin C.

Getas, Si Legit Manis Sajian Istimewa Saat Lebaran

Demak – Senin (25/5) Lebaran di rumah saja tahun ini bisa menjadi lebih istimewa karena sajian kue lebaran yang tepat. Sambil bercengkrama dengan keluarga, Anda bisa menikmati kelezatan Si Legit Manis, Getas. 

Ya, jajanan yang berasal dari Jawa Tengah inii menjadi salah satu suguhan pilihan saat Lebaran tiba. Selain rasanya yang khas, isi kue yang lembut dan luarnya yang terasa renyah memberikan sensasi tersendiri saat menghabiskan lebaran bersama keluarga. Rasanya semakin enak karena di bagian luar jajanan tradisional ini dibalur dengan gula halus. Cocok disantap sambil menyeruput kopi atau teh hangat sambil stay at home.

Mengenal Serba Serbi Ketupat

Demak – Senin (25/5), Ketupat merupakan salah satu makanan khas Hari Lebaran yang dibuat hampir di setiap rumah. Ketupat lahir ketika agama Islam mulai masuk ke nusantara, diperkenalkan oleh Raden Mas Sahid atau Sunan Kalijaga.

Sobat Mindukcapil Demak, ketupat memiliki beberapa makna dan gizi yang terkandung di dalamnya. Apa saja makna dan gizinya? Yuk, simak informasi selengkapnya pada gambar!

Sekda Demak Tinjau Kesiapan Tempat Untuk Ruang Isolasi Pasien Covid 19

Demak – Dilansir dalama laman Satpol PP Kab. Demak, Kemarin (24/5) Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, MM meninjau ruangan isolasi Wisma Griya Hasanah untuk menampung pasien terduga terjangkit penyakit virus Corona (COVID19) di Kabupaten Demak.

Wisma Griya Hasanah akan digunakan sebagai ruang isolasi untuk penanganan COVID-19 di Kabupaten Demak.Kegiatan tersebut sebagai langkah antisipasi melonjaknya jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Demak.

Tips Silaturahmi Jarak Jauh Dengan Keluarga

Demak – Senin (25/5), Lebaran tahun ini memang berbeda, banyak rindu tak dapat dibendung. Bersyukur saat ini teknologi sudah banyak sekali membantu untuk kita bisa saling bersilahturahmi secara virtual. Saling bertukar kabar, dan menjaga silahturahmi dengan #MudikOnline merupakan salah satu cara agar kita bisa memutus mata rantai penularan COVID-19.

Ada tradisi bersilaturahmi secara fisik di setiap momen lebaran, namun berada di tengah pandemi mengharuskan kita saling memaafkan secara virtual sebagai ikhtiar untuk menekan laju penyebaran #COVID19.

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Pangandaran

Pangandara – Gempa dengan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Gempa terjadi pukul 14.11 WIB.

Dikutip dari Twitter resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sabtu (24/5), lokasi gempa berada di 8.21 LS dan 107.86 BT. Atau 90 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 13 kilometer.

Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan di sejumlah wilayah seperti Garut dan Cilacap.

Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

Berbeda Tapi Tetap Bermakna

Demak – Minggu (24/5) Perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini mungkin terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak dapat saling berkunjung bukan berarti kita tidak dapat merayakan hari raya dengan penuh arti.

Mari maknai hari kemenangan dengan tetap menjaga silaturahmi dan persaudaraan walau terpisah jarak. Dan mengikuti himbauan pemerintah untuk melaksanakan silaturahmi secara virtual.

Tak Perlu Bertemu, Warga Jateng Bisa Silaturahmi Virtual dengan Gubernur Ganjar

Semarang- Warga Jawa Tengah bisa bersilaturahmi dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo tanpa harus bertemu. Sebab, Gubernur menggelar halalbihalal atau silaturahmi secara virtual. Ganjar juga akan menggelar open house secara virtual. Jika pada tahun sebelumnya Ganjar merayakan lebaran di kampung halaman yakni Purworejo atau Purbalingga, kali ini dia ada di Kota Semarang. Pandemi Covid-19 yang membuat Ganjar berlebaran di ibu kota Jawa Tengah untuk kali pertama. Padahal, semenjak menjabat sebagai Gubernur Jateng, ia selalu merayakan di kampung halaman. “Besok saya lebaran di rumah saja . Saya salat Ied di rumah bareng keluarga dan tidak pergi ke mana-mana,” ujar Ganjar di rumah dinasnya, sebagaimana dilansir Solopos.com (jaringan Suara.com), Sabtu (23/5/2020). Meski digelar di Semarang, Ganjar menegaskan tidak akan menggelar open house. Masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan Ganjar Pranowo diberikan kesempatan lewat dunia maya atau media sosial Internet melalui halalbihalal virtual. “Tidak ada open house, pakai virtual saja. Besok kalau mau halal bihalal bisa secara virtual. Peralatannya sudah saya siapkan,” imbuhnya. Ganjar bersama tim memang sudah menyiapkan konsep pertemuan secara virtual pada Minggu (24/5/2020). Rencana, kegiatan halalbihalal ini akan digelar menggunakan aplikasi Zoom Meeting mulai pukul 09.00-10.30 WIB. Bagi masyarakat yang ingin bergabung, bisa masuk via aplikasi Zoom Meeting dengan alamat situs https://us02web.zoom.us/j/84867044621. Adapun ID yang harus digunakan untuk bergabung halalbihalal virtual bersama Ganjar Pranowo adalah 848 6704 4621. Dilarang Chat Masyarakat diimbau untuk bergabung 30 menit sebelum acara dimulai. Jika ruang virtual tersebut penuh, maka otomatis akan masuk dalam daftar antrean dan menunggu giliran ikut. Mekanismenya, setiap sesi akan ada peserta yang ditunjuk mewakili penyampaian ucapan silaturahim kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Apabila sesi berakhir, maka secara otomatis peserta itu akan dikeluarkan dan antrean berikutnya akan masuk secara otomatis. Peserta halalbihalal virtual bersama Ganjar Pranowo juga diminta memberikan identitas berupaa nama, alamat dalam aplikasi secara jelas. Saat halalbihalal berlangsung, semua microphone peserta juga harus dalam posisi mute sampai dipersilahkan berbicara oleh Gubernur. Peserta diharapkan dapat menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Masyarakat juga tidak diperkenankan share screen atau chat saat acara berlangsung agar semua berjalan lancar. (ayosemarang)

Jauh Di Mata Dekat Di Gawai

Demak – Minggu (24/5), Selamat memperingati Hari Raya Idulfitri! Selama masa pandemi ini, mari kita usahakan untuk tetap bisa jaga jarak aman ya. Jauh di mata secara fisik, tapi tetep dekat di hati, terhubung lewat gawai (HP, tablet, laptop, apapun deh!). Mohon maaf online offline yaa.

Kita bisa berbagi kasih juga dengan melakukan hal-hal yang mencegah penyebaran COVID-19. Terimakasih kepada Sobat Mindukcapil Demak yang sudah melakukan himbauan pemerintah, kalian sudah melakukan aksi nyata, mulai dari #DiRumahAja , cuci tangan pakai sabun, pakai masker kalau harus ke luar rumah, sampai nginfoin temen-temen lainnya tentang pentingnya mencegah COVID-19.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial