Berikut kami sampaikan rekapitulasi hasi tindaklanjut pengaduan melalui layanan WA Center Dindukcapil Kab. Demak https://docs.google.com/spreadsheets/d/17ChWTjzoxzdOQzii5QJqEw5k9V_lTRI1/edit?usp=sharing&ouid=107439079663171862701&rtpof=true&sd=true
berikut kami sampaikan hasil tindaklanjut rekapitulasi pengaduann terkait pelayanan adminduk di Dindukcapil Kab. Demak yang rincian rekap aduanya dapat di akses melalui link berikut ini https://docs.google.com/spreadsheets/d/1KF_m3gj-nVtc9HkSp7dH2-QanHKdT2JO/edit?usp=drive_link&ouid=107439079663171862701&rtpof=true&sd=true
Agus Herawan, S.IP., M.M. Mengemban Amanah sebagai Plt. Kepala Dindukcapil Kabupaten Demak Demak, September 2026 – Segenap keluarga besar Dindukcapil Kabupaten Demak menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Agus Herawan, S.IP., M.M., …
Tiga Tahun Mengabdi, Dindukcapil Demak Sampaikan Apresiasi kepada Bapak Kurniawan Arifendi Demak, September 2026 – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Kurniawan Arifendi, S.T., M.H., …
Tingkatkan Transparansi Publik, Dindukcapil Kabupaten Demak Sosialisasikan Standar Pelayanan Pencetakan KTP-el dan KIA DEMAK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak terus berkomitmen memberikan pelayanan kependudukan yang transparan, cepat, dan akuntabel bagi masyarakat. …
Demak – Hari ini, Senin (06/04/2020) Hadi Purwanto, Pegawai Dindukcapil yang bertugas sebagai Koordinator di TPDK Kecamatan Gajah mengarahkan kepada salah satu warga di Kecamatan Gajah yang datang ke Kecamatan Gajah untuk mengurus dokumen kependudukannya. Adalah Ika Aris Santika, warga Jl. Kedondong, Gajah ini datang untuk mengurus KTP-el miliknya yang hilang.
Namun, dikarenakan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung ditunda dikarenakan untuk mencegah penyebaran COVID-19, hingga waktu yang belum bisa ditentukan, maka Hadi mengarahkan Ika untuk mengurus pelayanan KTP-el yang hilang melalui online di laman website http://dindukcapil.demakkab.go.id dengan menjelaskan tata cara pendaftarannya.
Demak – Pada hari ini, Senin (06/04/2020) Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Dindukcapil Kab. Demak, melaksanakan piket kebersihan taman Dindukcapil, di Kalituntang. Beberapa pelaksana melaksanakan piket kebersihan taman ini, diantaranya, Tatik Shofiyati, Eldira, Latif Sulistiyo, Ali Matsirat.
Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil, Ili Carli, SH tidak dapat ikut dalam kegiatan tersebut, dikarenakan sedang mengikuti rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Demak. Kegiatan tersebut, dilakukan untuk menjaga kebersihan taman Dindukcapil di Kalituntang.
Demak – Senin (06/04/2020) Dilansir dari Bawaslu RI, bahwa munculnya wabah Covid-19 berakibat pada ditundanya pelaksanaan Pemilihan Serentak 2020. Ada tiga opsi waktu yang ditawarkan KPU dan Bawaslu mendorong opsi C yakni 29 September 2021. Hal ini salah satunya berdasarkan pertimbangan perkembangan wabah yang belum menentu.
Abhan, Ketua Bawaslu, koordinator Divisi SDM dan Organisasi, mengatakan bahwa KPU mengajukan tiga opsi, tetapi melihat situasi terkini yang belum tahu sampai kapan Covid-19 selesai, maka opsi yang paling aman adalah opsi 29 September 2021. Jadi penundaan setahun. Jadi sahabat Dukcapil, mari kita berdoa supaya wabah ini cepat mereda dan kita bisa kembali laksanakan tahapan Pilkada yang tertunda.
Demak – Senin, 06/04/2020. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Demak, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd menginstruksikan kepada seluruh jajaran struktural di Dindukcapil Kab. Demak untuk berkoordinasi di Ruang Kepala Dinas Dukcapil Kab. Demak setelah apel bersama di Halaman Setda Kab. Demak.
Rapat koordinasi tersebut membahas mengenai pelayanan administrasi kependudukan yang tetap dilaksanakan ditengah wabah Corona. Kegiatan pelayanan tetap berjalan, baik pengadaan alat maupun jemput bola, monitoring, pelayanan keliling, pendataan penduduk rentang dan tidak menetap, serta pengambilan KTP-el di Desa-desa. Serta dibahas juga untuk melakukan rapat pembinaan kepada pelaksana di masing-masing bidang pada tanggal 14 April 2020.
Dema – Dilansir dari Sat Lantas Polres Demak bahwasanya mulai Tanggal 6 – 19 April 2020 Akan melaksanakan Operasi Keselamatan Candi 2020 Yang menjadi sasaran Operasi yaitu penggunaan helm SNII, penggunaan sabuk pengaman, mengurangi kecepatan berkendara, jangan mabuk saat berkendara, jangan biarkan anak di bawah umur untuk berkendara. Jangan menggunakan HP saat berkendara, dilarang melawan arus, TNKB hitam dilarang menggunakan strobo atau rotator.
Ayo sahabat Dukcapil Taati Maklumat Kapolri No: Mak/ 2 /III/2020 Demi Menjaga Kesehatan dan Pencehahan Penyebaran Virus Corona ( Covid-19) Kapolri Menghimbau Masyarakat Untuk, Tidak Mengadakan Kegiatan Sosial Yang menyebabkan Berkumpulnya Massa dalam Jumlah Banyak, Tetap Tenang Dan Jangan Panik. Serta lebih meningkatkan Kewaspadaan Di Lingkungan Masing Masing, Tetap Menjaga Jarak dan Wajib mengikuti Prosedur Pemerintah, Tidak Menimbun Kebutuhan Bahan Pokok maupun Kebutuhan lainnya, Tidak terpengaruh dan Menyebabkan Berita-Berita dengan Sumber Tidak Jelas, Apabila Ada Informasi Yang tidak Jelas Sumbernya dapat Menghubungi Kepolisian Setempat.
Demak – Senin (06/04/2020) Mendagri Tito Karnavian telah menerbitkan Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2020. Instruksi tersebut ditujukan kepada Kepala Daerah agar sungguh – sungguh melaksanakan refocusing dan realokasi anggaran untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.
“Program dan kegiatan rutin yang tidak penting dapat di realokasi anggarannya untuk pencegahan dan penanganan Covid-19. Program pembangunan yang tidak mendesak juga bisa ditunda”, kata Bahtiar selaku Kapuspen Kemendagri
Demak – Senin (06/04/2020). Pemerintah Kabupaten Demak menganjurkan masyarakat Demak untuk menggunakan masker supaya mencegah penyebaran virus COVID-19. Bupati Demak, H.M. Natsir mengatakan masyarakat wajib mengenakan masker atau penutup mulut di luar ruangan, himbau H.M.Natsir dalam pesan singkatnya, Senin (06/04/2020).
Menurut Demak, kewajiban penggunaan masker itu tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Demak Nomor 440.1/0743/ Tahun 2020 tentang Peran Serta Aktif Masyarakat dalam Penanggulangan Penyebarluasan Corona. Bupati Demak juga menyampaikan, dalam SK tersebut diatur larangan kegiatan yang melibatkan banyak orang, kecuali mendapatkan izin dari pihat terkait. Selain itu, masyarakat yang memiliki gejala batuk pilek, nyeri persendian dan nyeri saat menelan diwajibkan untuk segera memeriksakan diri ke Rumah Sakit.
Demak – Senin (06/04/2020). Dilansir dari Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Adminduk Kemendagri jikalau tetangga Anda positif Covid-19, perlukah khawatir? Jangan musuhi dan kucilkan mereka. TIDAK. Virus tidak bisa gentayangan dari rumah tetangga ke rumah Anda. Ingat, jarak 1,5 meter saja sudah cukup untuk menjauhkan Anda dari virus.
Virus tidak bisa terbang di udara. Ia berada di udara kalau ada orang terinfeksi yang bersin, batuk atau berbicara yang menyemburkan droplet. Itu pun tidak lama. Partikel-partikel air (lendir) yang mengandung virus tadi akan turun, mengendap di permukaan benda-benda mati, tidak akan menyebar ke rumah Anda. Virus juga tidak bisa berjalan.
Apa yang harus Anda lakukan? Jangan masuk ke rumah tetangga yang positif tertular corona virus desease (covid)-19 tanpa perlindungan memadai (masker). Selama Anda tidak masuk, Anda tidak akan tertular. Kalau terpaksa masuk untuk memberi bantuan misalnya, pakailah masker, ditambah alat perlindungan diri (APD) lain yang bisa Anda dapatkan. Kemudian segeralah ganti baju, mandi dengan sabun (keramas pakai sampo), cuci baju Anda tadi dengan sabun. Sabun akan membunuh virus yang menempel di tubuh Anda. Tidak ada alasan untuk takut pada tetangga yang tertular covid-19. Berbuatlah sebisa Anda untuk membantu mereka.
Apa yang bisa dilakukan untuk membantu warga yg sedang jalani karantina rumah? Pastikan kebutuhan pokok mereka terpenuhi, bersihkan lingkungan sekitar dengan desinfektan. Jaga agar jangan ada orang masuk tanpa kepentingan dan tanpa mengenakan APD. Arahkan anggota keluarganya untuk melaksanakan tata cara isolasi pasien agar anggota keluarga lain tidak tertular. Orang yang tertular virus tidak ingin dirinya tertular. Mereka butuh cinta, perhatian dan bantuan kita untuk sembuh. Jangan musuhi dan kucilkan mereka!
Demak – Senin (06/04/2020). Kementerian Agama akan menggelar sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1441H pada 23 April 2020. Sidang akan digelar dengan memanfaatkan sambungan komunikasi jarak jauh atau video konferensi. Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan bahwa sidang Isbat dengan video konferensi menjadi bagian upaya Kemenag dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Isbat awal Ramadan akan kita gelar dengan kehadiran peserta yang terbatas, selebihnya secara video konferensi,” terang Kamaruddin Amin di Jakarta, Minggu (5/4/2020).
Menurutnya, hanya sebagian peserta yang dihadirkan ke kantor, yaitu perwakilan MUI, DPR, dan Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya. Untuk pejabat eselon I dan II yang diundang juga hanya dari Ditjen Bimas Islam saja. Undangan lainnya bisa mengikuti malalui saluran komunikasi dalam jaringan (daring) yang akan disiapkan tim Kementerian Agama. “Sidang dimulai sebelum magrib, diawali paparan posisi Hilal awal Ramadan 1441H oleh Cecep Nurwendaya,” kata Kamaruddin. “Setelah Magrib di Jakarta, sidang penetapan digelar tertutup. Hasil sidang diumumkan oleh Menag Fachrul melalui jumpa pers,” sambungnya. Kamaruddin menambahkan, pihaknya sedang mengkaji kemungkinan melakukan video konferensi pers juga sehingga tim media bisa mengikutinya dari kantor masing-masing. (sumber : Liputan 6)
Demak – Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menegaskan bahwa pemerintah menjalankan program ‘masker untuk semua’ per 5 April 2020 sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Semua harus menggunakan masker. Masker bedah dan masker N95 hanya untuk petugas kesehatan. Gunakan masker kain, Ini menjadi penting karena kita tidak pernah tahu orang tanpa gejala didapatkan di luar,” ujar Yuri pada konferensi pers, Minggu (5/4/2020).
Yuri mengatakan masyarakat harus menggunakan masker kain jika hendak keluar rumah dan ia menganjurkan penggunaan masker kain tidak lebih dari 4 jam lalu kemudian harus di cuci dengan sabun. Dikhawatirkan bahwa masih banyak orang yang terkonfirmasi positif corona berkeluyuran di luar dan tanpa kita sadari orang tersebut membawa virus corona melalui droplet. Maka demikian, masker penting untuk digunakan. Lebih lanjut, ia cukup perihatin dengan angka kenaikkan kasus positif di Indonesia tiap harinya karena masyarakat yang kurang peduli dengan penggunaan masker.
“Maka dari itu kami meminta mulai hari ini gunakan masker. Masker untuk semua, saling mengingatkan untuk menggunakan masker,” ujarnya. Kasus positif di Indonesia dilaporkan telah terjadi penambahan kasus sebanyak 181 sehingga saat ini kasus yang terkonfirmasi positif sebanyak 2.273. Sementara itu, jumlah kasus yang sembuh sebanyak 14 orang sehingga total 164 orang. Lalu, kasus yang meninggal bertambah 7 orang, sehingga jumlahnya menjadi 198 orang. (sumber : Info Presiden)