Binggung Tentang Akta Kelahiran, Kasi di Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Siap Layani Konsultasi

 

Demak – Salah seorang warga di Kecamatan Guntur, yang berprofesi sebagai Pekerja Sosial menemui Kasi di Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Dindukcapil Kab. Demak pada hari Kamis (20/02/2020) untuk bertanya mengenai Akta Kelahiran Anak yang pemohonnya tidak bisa menunjukkan buku nikah miliknya.

Dan ibu tersebut ditemui oleh Kasi Perkawinan, Perceraian, Perubahan Status Anak dan Pewarganegaraan, Budi Hendrawati di Ruang Konsultasi / Kasi Kabid Dindukcapil Kab. Demak. Solusi yang diberikan oleh Budi Hendrawati adalah dengan membuat SPTJM. SPTJM itu sendiri adalah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Kebenaran Data Kelahiran. Kebenaran Data Kelahiran adalah pernyataan yang dibuat oleh orang tua kandung/wali/pemohon dengan tanggung jawab penuh atas kebenaran data kelahiran seseorang, dengan diketahui 2 (dua) orang saksi. “selain itu orang tua juga harus menunjukkan KK (Kartu Keluarga) dimana tertulis Hubungan Kepala Keluarga dengan status Kawin” jelas Budi Hendrawati.

Para Pegawai Saling Membantu Dalam Melayani Masyarakat

Demak – Disaat para pemohon administrasi kependudukan membludak, para pegawai di Dindukcapil Kab. Demak saling membantu petugas pencetakan KTP-el dan petugas Front Office di bagian Pendaftaran Pembuatan Dokumen Kependudukan. Setelah petugas FO di bagian pendaftaran menerima berkas persyaratan dari para pemohon administrasi kependudukan yang sudah mengantri untuk dipanggil oleh petugas FO, berkas diserahkan kepada petugas di bagian pencetakan KTP-el. Dan KTP-el yang sudah tercetak dibagi berdasarkan tiap kecamatan.

Hal ini terlihat, saat Kasi Pindah Datang dan Pendataan Penduduk Dindukcapil Kab. Demak, Sukarsih, S.Sos dan Pelaksana Dindukcapil Kab. Demak, Anis Rosanti membantu untuk petugas pengambilan dokumen untuk mencari nama-nama para pemohon yang sudah terdaftar dalam antrian cetak KTP-el. Mereka memisah-misah KTP-el berdasarkan tanggal antri mendaftar dan kecamatan domisili pemohon.

Hujan, Tidak Menghalangi Masyarakat Untuk Mengurus Dokumen Kependudukan

Demak – Hujan yang turun dari sebelum subuh, pagi ini (20/02/2020) tidak membuat warga Demak surut untuk mengantri pembuatan dokumen kependudukan milik mereka. Hal ini terlihat, di Ruang Pelayanan Lantai I Dindukcapil Kab. Demak terlihat ramai walaupun tidak padat seperti kemarin. Warga juga terlihat lebih teratur dalam mengantri pengambilan dokumen kependudukan.

Hal tersebut dibenarkan oleh petugas Front Office di bagian Pengambilan Dokumen Kependudukan, Neni. “antriannya lebih rapi dan pemohon lebih mudah ditata”. Para pemohon bersedia duduk, jikalau ada yang berdiri, berdiri pun menjauh dari meja pengambilan dokumen kependudukan, sembari menunggu nama mereka untuk dipanggil.

Kasi dari Bidang Capil Layani Konsultasi Pencatatan Perkawinan Agama Hindu

Demak – Kasi Perkawinan, Perceraian, Perubahan Status Anak dan Pewarganegaraan Dindukcapil Kab. Demak, Budi Hendrawati melayani konsultasi dari salah satu warga yang beralamat di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak, yang bernama Wayan Arda, pada hari Rabu (19/02/2020). Wayan berkonsultasi mengenai pencatatan perkawinan pada Agama Hindu yang telah dilaksanakannya oleh Pemuka Adat.

Akan tetapi, tidak diperbolehkan untuk dilakukan pencatatan perkawinan Agama Hindu karena yang mencatatkan adalah Pemuka Adat. Karena perkawinannya harus diberkati oleh Pemuka Agama Hindu, sesuai dengan penjelasan dari Budi Hendrawati.

Hebatnya, Kekuatan Media Sosial

Demak – Kekuatan media sosial memang dasyat, hal ini terbukti, dengan diumumkan penemuan berita kehilangan. Sore kemarin setelah jam pelayanan di tutup, pada hari Rabu (19/02/2020) telah ditemukan dokumen berupa Surat Ijin Mengemudi (SIM) A an. Irkham Maulana, warga desa Pasir Kecamatan Mijen, Kab. Demak. SIM A milik Irkham ditemukam oleh salah satu petugas front office di lantai ruang pelayanan Dindukcapil Kab. Demak, dan diserahkan kepada pegawai di sekretariat Dindukcapil Kab. Demak supaya dapat diumumkan via media sosial.

Pada hari Kamis (20/02/2020) pagi ini diumumkan berita penemuan SIM A tersebut via media sosial, baik Instagram maupun Facebook. Dan luar biasa hasilnya, hanya berselang 2 jam si pemilik SIM A tersebut datang untuk mengambil SIM tersebut di Sekretariat Lantai 2 Dindukcapil Kab. Demak.   “SIM saya jatuh waktu saya mau ambil KTP-el saya yang rusak”, terang Irkham.

Bijaklah Dalam Menggunakan Sosmed

Demak – Pembelajaran untuk kita semua, warga Demak. Karena Jempol atau Jari jemari anda itu Harimau anda. Jika memang kawan-kawan semua ingin komplain, sampaikan komplain anda dengan santun, sopan. Bukan malah menghujat dengan menggunakan bahasa-bahasa kasar dimana semua penghuni kebun binatang disebutkan. Terlebih jika hal tersebut sampai pada tahap menyudutkan bahkan menghina suatu Institusi. Jangan salahkan kami, jika kami sampai mengambil langkah tegas.

Seperti halnya yg terjadi pd salah satu warga ini, yg dengan “hebatnya” mengeluarkan statement yg sangat menyudutkan bahkan menghina Perangkat Daerah dalam hal ini Kecamatan Mranggen. dan Jajaran Pejabat di Kecamatan Mranggen sudah mengambil langkah tegas, yaitu memanggil Ybs utk mengklarifikasikan statement ybs di Medsos yaitu Facebook.
Ybs diminta utk membuat Surat Pernyataan utk tidak mengulangi hal tsb. Jika ybs mengulangi maka tidak segan, akan diambil langkah tegas. Dituntut secara hukum karena hal ini sudah melanggar UUUndang-undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Jadi Bijaklah dalam menggunakan Jempol serta jari jemari anda dalam bermedsos. Jika memang anda akan komplain silahkan sampaikan komplain dng santun. Datang ke kantor, jelaskan serta bawa bukti dukung berupa dokumen. Jangan hanya berkoar-koar dan mengeluarkan semua binatang yang menjadi penghuni kebun binatang dalam statement baik dalam bentuk status postingan atau komentar. Karena institusi bisa mengambil langkah tegas jika ada postingan yang menghujat Institusi, contohnya seperti tersebut diatas.

Setiap Hari Antrian Masyarakat Bertambah

Demak – Dilaporkan kondisi kemarin (19/02/2020) yang sangat padat di Ruang Pelayanan Lt. I Dindukcapil Kab. Demak. Setiap hari jumlah pemohon administrasi kependudukan bukannya menurun tapi semakin meningkat. Terbukti dengan padatnya pemohon yang mengurus administrasi kependudukan di Ruang Pelayanan Lantai I.

Berbagai administrasi dokumen kependudukan yang diurus oleh masyarakat, baik penerbitan Akta, Konsultasi Data mengenai perubahan data kependudukan dan penyinkronan NIK (Nomor Induk Kependudukan), Pencetakan KTPel, KIA (Kartu Identitas Anak) dan KK (Kartu Keluarga), serta Perekaman Data KTP-el. Pelayanan dibuka dari jam 08.00 hingga jam 15.00 WIB.

Resik-Resik Taman Dindukcapil di Kali Tuntang Dilakukan Secara Bergiliran

Demak – Dindukcapil Kab. Demak membuat jadwal piket untuk membersihkan Taman Kali Tuntang secara bergiliran, setiap harinya, kecuali pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Khusus hari Jumat, semua pegawai Dindukcapil Kab. Demak diwajibkan untuk melaksanakan kerja bakti.

Diawali oleh Sekretariat yang dipimpin oleh Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Lina Wulandari, SE, MM dan diikuti oleh dua pelaksananya, yaitu Ervian Ikhe Widowati, S.Sos dan Iswatun Khasanah pada hari Rabu (19/02/2020), membersihkan sampah-sampah berupa dedaunan dan bungkus makanan yang berserakan di pinggiran dan di taman Dindukcapil Kab. Demak, Kali Tuntang. Tujuan dilaksanakan pengaturan piket kebersihan ini adalah, supaya Taman Dindukcapil di Kali Tuntang bersih dari sampah, dan indah dipandang. “supaya dapat bendera hijau tua,” tambah Lina.

Alhamdulillah, Setelah Mruput Jam 6 Pagi, Akhirnya Dapat Juga KTP-elku

Demak – Rozak yang beralamat di Desa Batursari Kayon Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak ini dapat bernafas lega, karena berhasil mendapatkan KTP-el milik anak dan istrinya pada hari Rabu (19/02/2020). Semangat Pejuang KTP El untuk Anak dan Istrinya Rela Berdesak2an dari pagi Jam 6 dari rumah. “ndak percuma tak rewangi berangkat dari jam 6 pagi, dan berhasil” curhatnya.

Membludaknya antrian masyarakat yang mengurus dokumen administrasi kependudukan di Gedung Ungu Dindukcapil Lantai I ini disebabkan oleh salah persyaratan yang mewajibkan warganya untuk datang dan mengurus sendiri dokumen adminduknya, jika akan mewakili, harus dalam 1 (satu) Kartu Keluarga (KK).

Dindukcapil Kab. Demak Berikan Layanan Terbaik Untuk Pemohon Tuna Netra

Demak – Seorang Tuna Netra, Sohib, 41th. dari Desa Krajan Kidul Kelurahan Brambang Kecamatan Karangawen yang di temani oleh Heru Suwarso yang merupakan tetangganya untuk membuat KTP-el dan mengambil KTPelnya di Dindukcapil Kab. Demak pada hari Rabu (19/02/2020).

Petugas Front Office melayani Sohib dengan baik, setelah melakukan pendaftaran, Sohib menunggu untuk dipanggil namanya di ruang tunggu pelayanan lantai I Dindukcapil Kab. Demak. Setelah menunggu sekitar 2 jam, KTPel milik Sohib langsung diserahkan oleh Hasnul, petugas FO di bagian pengambilan dokumen.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial