Khaulul Ambil KK Di Kecamatan Wonosalam

Demak – Marzuki, Koordinator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Wonosalam, Rabu (22/7) menyerahkan dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK) kepada salah seorang warga, yaitu Khaulaul Khaisa yang mengajukan permohonan perubahan data elemen data kependudukan berupa penambahan anggota keluarga baru pada Kartu Keluarga (KK) miliknya.

Khaulaul yang merupakan warga Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak ini menambahkan anggota baru, yaitu anaknya yang baru lahir, supaya dirinya dapat mengurus penerbitan Akta Kelahiran dan BPJS Kesehatan milik anaknya.

Pengambilan KK Di Kecamatan Wonosalam

Demak – Ahmad Samiyono warga Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam mengajukan permohonan dokumen Kartu Keluarga (KK) miliknya. Hari Rabu (22/7) dilayani oleh Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Wonosalam, Lailatus Sifak, SE.

Pengajuan tersebut langsung dientri oleh Lailatus ke dalam aplikasi SIAK dan karena tidak terjadi kendala jaringan, maka langsung dapat diapprove dan dicetak dalam bentuk dokumen kependudukan. Dan segera diserahkan kepada Samiyono.

Kondisi Antrian Masyarakat Demak Di Dindukcapil, Hari Ini

Demak – Kondisi masyarakat Demak yang datang di Dindukcapil Demak pada hari Rabu (22/7) terlihat padat namun tetap terkendali, warga tidak ada yang berkerumun dan berdesak-desakan. Mereka duduk tertib pada kursi yang tidak diberi tanda silang.

Warga yang diperbolehkan masuk ke Ruang Pelayanan Dindukcapil Demak, adalah mereka yang dalam kondisi sehat, dibuktikan oleh pengecekan melalui thermo gun yang dilakukan oleh Zaenal Fanani, Petugas Dindukcapil Demak yang bertugas menyeleksi warga yang akan mengurus dokumen kependudukan. Selain itu mereka harus memakai masker dan dapat menunjukkan WA Notifikasi pengambilan dokumen dari Dindukcapil Demak.

Warga Batursari Lakukan Perekaman KTP-el Di Kecamatan Mranggen

Demak – Selasa(21/7) Dyah arini sebagai Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Mranggen, menerima pengajuan permohonan perekaman dari beberapa warga yang berdomisili di Kecamatan Mranggen Salah satunya adalah Ahmad danis warga Desa batursari Kecamatan Mranggen.

Ahmad danis mengajukan permohonan perekaman KTP-el karena dirinya belum memiliki KTP-el, dan dirinya akan mengurus SKCK. Setelah direkam, nanti Thoifur menunggu 1×24 jam untuk dijadikan data tunggal oleh Kemendagri, supaya bisa dicetak KTP-el miliknya.

Perekaman KTP-el Di Kecamatan Mranggen

Demak – Hari ini (21/7), Hendra Setiawan yang beralamat di Desa Kembangarum Kecamatan Mranggen mengajukan permohonan perekaman data KTP-el ke Kecamatan Mranggen. Hendra yang saat ini sudah berusia 18 tahun dan harus mendapatkan KTP-el sebagai dasar identitas yang wajib dimiliki ketika telah berusia 17 tahun.

Hendra dilayani oleh Dyah Arini, Operator Perekaman KTP-el dari Dindukcapil Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Mranggen. Dyah memakai face shield dan masker dalam melayani masyarakat di Kecamatan Mranggen supaya terhindar dari penularan virus corona.

Operator TPDK Kecamatan Mranggen Layani Lansia Rekam KTP-el

Demak – Dindukcapil Demak melayani warga Demak yang akan mengajukan permohonan kepengurusan dokumen kependudukan, terutama pada pengajuan pencetakan KTP-el. Usia 17 tahun, baru menikah dan para lansia yang belum memiliki KTP-el. Adalah Musiah, Kelahiran 1941, Warga desa Mranggen, Mranggen, Demak ini mendatangi Kecamatan Mranggen untuk melakukan pengajuan permohonan pencetakan KTP-el.

Namun, sebelumnya Musiah harus direkam data supaya dapat diterbitkan KTP-el miliknya. Musiah mengajukan permohonan cetak KTP-el karena dirinya akan mendaftarkan BPJS sebagai keperluan dirinya agar berobat di Rumah Sakit dan juga untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Dan hal ini dituturkan oleh Musiah, hari ini (21/7) kepada Dyah Arini, Operator Dindukcapil Demak yang bertugas di TPDK Kecamatan Mranggen.

Lagi, Perekaman KTP-el Di Kecamatan Bonang

Demak – Hari ini (21/7), Anisatul Laili yang beralamat di desa Krajanbogo Rt 02 Rw 03 Kecamatan Bonang mengajukan permohonan perekaman data KTP-el ke Kecamatan Bonang. Laili yang saat ini sudah berusia 18 tahun dan harus mendapatkan KTP-el sebagai dasar identitas yang wajib dimiliki ketika telah berusia 17 tahun.

Laili dilayani oleh Nur Okti Hayati, Operator Perekaman KTP-el dari Dindukcapil Demak yang ditugaskan di TPDK Kecamatan Bonang. Okti memakai face shield dan masker dalam melayani masyarakat di Kecamatan Bonang supaya terhindar dari penularan virus corona.

Perekaman New Normal Di Kecamatan Bonang

Demak – Nur Okti Hayati, Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Bonang hari ini (21/7) menerima pengajuan permohonan perekaman data KTP-el dari beberapa warga di Kecamatan Bonang. Salah satunya adalah Haidar Ali Muhammad, kelahiran 12 Juli 2002 yang berasal dari Desa Tlogoboyo Rt 02 Rw 01 Kecamatan Bonang, Kab. Demak.

Perekaman KTP-el dimasa new normal ini dilakukan dengan menggunakan APD (Alat Perlindungan Diri) lengkap bagi operator perekaman dan bagi pemohon juga diwajibkan dalam kondisi sehat dan bermasker. Selain itu operator dan pemohon wajib mencuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan perekaman KTP-el supaya terhindar dari penularan virus corona.

Perekaman KTP-el Di Kecamatan Bonang

Demak- Selasa (21/7), Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Bonang, Nur Okti Hayati melayani pengajuan permohonan perekaman atas nama Lailatul Makhfiroh warga desa Kembangan Kecamatan Bonang..

Lailatul mengajukan permohonan pengajuan perekaman KTP-el karena dirinya sudah berusia 17 tahun dan wajib mendapatkan KTP-el sebagai identitas dasar yang wajib dimiliki, selain itu dirinya juga akan membuat SIM.

Aini Lakukan Perekaman New Normal Di Kecamatan Bonang

Demak – Nur Okti Hayati, Operator Dindukcapil Demak di TPDK Kecamatan Bonang hari ini (21/7) menerima pengajuan permohonan perekaman data KTP-el dari beberapa warga di Kecamatan Bonang. Perekaman atas nama Durotul Aini , kelahiran 12 September2002, warga Desa Weding Rt 03 Rw 08 Kecamatan Bonang.

Perekaman KTP-el dimasa new normal ini dilakukan dengan menggunakan APD (Alat Perlindungan Diri) lengkap bagi operator perekaman dan bagi pemohon juga diwajibkan dalam kondisi sehat dan bermasker. Selain itu operator dan pemohon wajib mencuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan perekaman KTP-el supaya terhindar dari penularan virus corona.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial