Tiga Pemuda Indonesia Bikin Platform Korban PHK dan Pengangguran

JAKARTA – Melihat tingginya PHK dan banyaknya orang yang menurun pendapatannya akibat Covid-19, menggerakkan tiga pemuda Indonesia yaitu Budy Sugandi, Abraham Auzan, dan Rizky Rakhmat Oentoe untuk membuat gerakan kemanusiaan #GotongRoyong berupa platform korban PHK bernama klikerja.com. Data dari Kementerian Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa jumlah pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan terkait dampak pandemi Covid-19 mencapai 2,9 juta. Selain itu Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru bahwa sekitar 70% warga merasakan penurunan pendapatan dibanding sebelum wabah.

Klikerja.com merupakan gerakan gotong royong di tengah pandemi Covid-19 untuk dapat membantu masyarakat bangkit dan bisa hidup layak bersama keluarga. Platform ini didukung penuh media online nasional TIMES Indonesia. Ada tiga tahapan yang dilakukan. Pertama, pendaftaran peserta di via website. Kedua, training skill online secara gratis dan yang ketiga, dihubungkan dengan startup/perusahaan pencari kerja.

“Kami tidak bergerak sendiri, tapi mengajak seluruh startup, perusahaan hingga pengusaha Indonesia yang punya kepedulian untuk berkolaborasi dan membantu masyarakat kita khususnya mereka yang terkena dampak langsung Covid-19. Bisa dengan memberikan kelas online gratis atau memberikan pekerjaan kepada peserta yang telah mengikuti program training gratis tersebut,” papar Budy Sugandi. Jenis pekerjaannya bisa full time atau part time (per proyek atau per jam) sesuai dengan kebutuhan. Misalnya menjadi admin, penerjemah, programmer hingga analis.

Budy Sugandi dan Abraham Auzan sama-sama pernah meraih short-course Australia Awards for leaders, entrepreneurs and innovators of startup pada tahun 2016. Budy juga merupakan Founder Klikcoaching, Abraham Co-founder Sehati TeleCTG dan Rizky Rakhmat merupakan Co-founder AntikMebel. 

Meski ketiganya memiliki startup masing-masing namun dalam hal kemanusiaan ini, mereka berkolaborasi agar bisa memberikan pelayanan yang optimal. Harapannya dengan hadirnya platform korban PHK ini bisa membantu secara langsung masyarakat Indonesia agar bisa kembali hidup normal dan juga membantu perekonomian bangsa Indonesia yang sedang sakit. 

Tips agar Orang Tua Tidak Gampang Emosi saat Dampingi Anak Belajar dari Rumah

Demak – Rabu (6/5), Selama pandemi virus corona, tugas Ada sebagai orang tua bertambah, yaitu mendampingi anak selama belajar dari rumah. Ya Moms, mendampingi anak belajar dari rumah memang bukan perkara mudah. Anak mungkin saja menolak untuk belajar atau bahkan tidak semangat mengerjakan tugas sekolahnya karena merasa bosan di rumah aja.

Selama pandemi virus corona, tugas Ada sebagai orang tua bertambah, yaitu mendampingi anak selama belajar dari rumah. Ya Moms, mendampingi anak belajar dari rumah memang bukan perkara mudah. Anak mungkin saja menolak untuk belajar atau bahkan tidak semangat mengerjakan tugas sekolahnya karena merasa bosan di rumah aja. Menurut Psikolog Anak dan Remaja, Farraas A. Muhdiar, M.Sc., M.Psi, Anda sebagai orang tua perlu menerima kenyataan bahwa pandemi virus corona sekarang ini di luar kendali Anda. Ya Moms, berdamailah dengan keadaan, agar Anda bisa mengelola emosi dengan benar.

Jika Anda sudah merasa lelah, penting sekali istirahat dan tidak memaksakan melakukan aktivitas lain. Tujuannya, agar Anda tidak meluapkan emosi Anda saat lelah ke semua orang rumah, termasuk pada anak dan suami Anda. Lakukan pula kegiatan yang Anda senangi sebagai sebagai bentuk penyegaran pikiran Anda. Selain itu, Anda juga bisa berbagi tugas dengan suami, baik dalam hal mendampingi anak belajar, atau soal pekerjaan rumah tangga. Libatkan suami, agar beban Anda bisa berkurang, Moms.

Anda juga perlu mengambil hikmah dari kejadian pandemi virus corona ini. Banyak sisi positif yang bisa Anda dapatkan, di antaranya Anda bisa lebih dekat dengan keluarga, hingga bisa tidak melewatkan perkembangan si kecil yang menggemaskan. “Kita bisa ambil hikmah dari kejadian ini, itu juga bisa mengurangi emosi sih. Jadi bisa melihat perkembangan anak secara langsung, jadi lebih dekat sama keluarga, jadi kita cari apa positifnya, meskipun jagain anak terus, pasti ada deh positifnya,” tambah Farraas.

Anda jangan memaksakan diri melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan kemampuan. Begitu juga pada anak, jangan memaksakan ia harus bisa belajar seperti berada di sekolah, sebab kondisinya berbeda. (Sumber : KumparanMom).

Jokowi Terbitkan Perppu Tunda Pilkada hingga Desember 2020 karena Corona

Jakarta – Presiden Jokowi akhirnya menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 mengenai penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 karena adanya wabah corona.

Perppu itu terbit untuk menggantikan UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada. Dalam UU, ditetapkan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah akan digelar September.Namun, karena pandemi corona, maka DPR dan pemerintah sepakat menunda tahapan Pilkada yang tersisa hingga 9 Desember 2020, sebagai tanggal pemungutan suaranya.Kesepakatan itu akhirnya dituangkan dalam Perppu yang diteken Senin (4/5).

Bahkan Pilkada bisa ditunda lagi jika pandemi belum berakhir:Pasal 201A(1) Pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20l ayat (6) ditunda karena terjadi bencana nonalam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120 ayat (1).(21 Pemungutan suara serentak yang ditunda sebagaimana dimaksud pada ayat (l) dilaksanakan pada bulan Desember 2020.(3) Dalam hal pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak dapat dilaksanakan, pemungutan suara serentak ditunda dan dijadwalkan kembali segera setelah bencana nonalam sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berakhir, melalui mekanisme sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122A.

Perppu itu selanjutnya akan diajukan ke DPR untuk menjadi UU tentang Pilkada. (Sumber : Kumparan).

JANGAN MUDIK! Bangkitkan Kesadaran Diri Sendiri Demi Berakhirnya Corona

Demak – Rabu (6/5), Masih bandel tetap mudik? Masyarakat diminta putar balik kembali ke rumah masing-masing. Sanksi dan Dasar Hukum
Pasal 93 UU No 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 1 tahun dan denda maksimal Rp 100 juta.

Berdasarkan Surat Telegram No ST/1083/IV/KEP./2020 tanggal 03 April 2020. – Tidak bepergian keluar daerah dan/atau mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1441 H ataupun kegiatan mudik lainnya. – Menjaga jarak aman ketika melakukan komunikasi antar individu (social/physical distancing). – Membantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitar tempat tinggal. – Menerapkan perilaku hidup bersih.

Olahraga Pagi Dan Malam, Mana Yang Lebih Baik?

Demak – Rabu (6/5), Sahabat Dukcapil, Banyak dari kita yang mungkin masih bingung tentang kapan waktu terbaik untuk berolahraga, apakah pagi hari atau malam hari.⁣
⁣
Simak infografik berikut untuk mengetahui informasi selengkapnya, Sahabat Dukcapil.

Apakah Tarif Listrik Naik?

Demak – Rabu (6/5), Sebagaimana dilansir dari PLN, Kami pastikan saat ini tidak ada kenaikan listrik, harga masih tetap sama dengan periode tiga bulan sebelumnya. Bahkan sejak tahun 2017 tarif listrik ini tidak pernah mengalami kenaikan.

Adapun besaran tarif yang berlaku saat ini sebagai berikut:
1. Tarif untuk tegangan rendah sebesar Rp 1.467/kWh
2. Tarif untuk R-1/900 VA RTM sebesar Rp 1.352/kWh
3. Tarif untuk tegangan menengah sebesar Rp 1.115/kWh
4. Tarif untuk tegangan tinggi sebesar Rp 997/kWh

Adanya peningkatan tagihan rekening listrik pada pelanggan rumah tangga lebih disebabkan oleh meningkatnya penggunaan masyarakat akibat adanya pandemi virus corona yang membuat masyarakat banyak melakukan aktifitas di rumah.

Untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi COVID-19, PLN juga telah menjalankan keputusan Pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan tagihan rekening listrik pelanggan rumah tangga daya 450VA, pelanggan bisnis dan industry kecil daya 450 VA. Serta potongan tagihan sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi.

Sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus corona atau Covid-19, PLN juga telah menangguhkan sementara proses pencatatan dan pemeriksaan stand meter bagi pelanggan pasca bayar. Sebagai gantinya, untuk mulai rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat bagi pelanggan yang ingin melaporkan angka stan dan foto kWh meter.

Pelanggan pascabayar dapat mengirimkan angka stan kWh meter melalui layanan WhatsApp terpusat PLN dengan nomor 08122 123 123. Pelaporan angka stan meter dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp. Laporan dari pelanggan tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya. Sementara, bagi pelanggan yang tidak melaporkan angka kWh meter, dasar perhitungan tagihan listrik akan menggunakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir.

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Asma

Demak – Rabu (6/5), Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Selain sulit bernapas, penderita asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dada, batuk-batuk, dan mengi. Asma bisa diderita oleh semua golongan usia, baik muda atau tua.

Meskipun penyebab pasti asma belum diketahui secara jelas, namun ada beberapa hal yang kerap memicunya, seperti asap rokok, debu, bulu binatang, aktivitas fisik, udara dingin, infeksi virus, atau bahkan terpapar zat kimia.

Bagi seseorang yang memiliki penyakit asma, saluran pernapasannya lebih sensitif dibandingkan orang lain yang tidak hidup dengan kondisi ini. Ketika paru-paru teriritasi pemicu di atas, maka otot-otot saluran pernapasan penderita asma akan menjadi kaku dan membuat saluran tersebut menyempit. Selain itu, akan terjadi peningkatan produksi dahak yang menjadikan napas terasa berat.

Untuk mengetahui apakah seorang pasien menderita penyakit asma, maka dokter perlu melakukan sejumlah tes. Namun sebelum tes dilakukan, dokter biasanya akan mengajukan pertanyaan pada pasien mengenai gejala apa saja yang dirasakan, waktu kemunculan gejala tersebut, dan riwayat kesehatan pasien serta keluarganya.

Jika seluruh keterangan yang diberikan pada pasien mengarah pada penyakit asma, maka selanjutnya dokter bisa melakukan tes untuk memperkuat diagnosis, misalnya, Spirometri, Tes Arus Puncak Ekspirasi (APE), Uji Provokasi Bronkus, Pengukuran Status Alergi, CT Scan,Rontgen.

Disiplin Cegah Penularan Covid-19, Kondisi Diprediksi Normal pada Agustus

Jakarta – Disiplin cegah penularan Covid-19 dengan berdiam diri di rumah, jaga jarak fisik dengan orang lain, memakai masker jika harus ke luar rumah dan rajin cuci tangan dapat memutus rantai penularan SARS-CoV-2. Jika semua pihak melaksanakan hal tersebut maka kondisi Indonesia diprediksi normal pada Agustus 2020.

Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan kita bersama-sama harus bisa menjalani upaya kedisiplinan dalam memutus rantai penularan virus Covid-19. “Kalau kita menginginkan pada bulan Juni, Juli kasus ini bisa kita kendalikan. Kasus ini sudah mulai bisa dikendalikan dan kehidupan kita sudah mulai menjadi lebih baik lagi, pembatasan-pembatasan sudah bisa dikurangi,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (5/5).

Komitmennya, kata dr. Achmad, ada pada diri masing-masing, peraturan sudah banyak, kebijakan yang dibuat sudah cukup banyak, jejaring pengaman sosial sudah dilakukan. Oleh karena itu kuncinya satu kedisiplinan komitmen yang kuat dan harus dilaksanakan oleh semua pihak. “Oleh karena itu, kita berharap bahwa di bulan Agustus kita sudah bisa menjalani kehidupan jadi lebih baik lagi, sudah bisa jadi kondisi normal, dalam artian kita bisa memiliki kehidupan berdisiplin, disiplin mencuci tangan misalnya, atau perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan cara ini lah kita bisa menyelamatkan diri kita, keluarga, dan orang lain,” ujarnya.

Adapun jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh hingga hari ini mencapai 2.197, bertambah 243 orang dibandingkan hari kemarin. Pasien sembuh terbanyak ada di DKI Jakarta 704 orang, Sulawesi Selatan 228 orang, Jawa Timur 180 orang, Jawa Barat 167 orang, dan Bali 160 orang. Di samping itu jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 per hari ini bertambah 282 sehingga total 12.071, pasien meninggal bertambah 8 orang total 872. Spesimen yang telah diperiksa sebanyak 121.547 spesimen dari 88.924 orang.

Tim satuan tugas penanggulangan Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia berhasil mendata jumlah ODP sebanyak 239.226 orang. Hampir 200 ribu ODP sudah selesai dipantau dan dinyatakan sehat. Sementara jumlah PDP mencapai 26.408. “Kita harus betul-betul memperjuangkan jangan sampai kita tertular, jangan sampai orang lain tertular. Karena itu kuncinya bagaimana jangan ada penularan. Ini bisa dilakukan, kita bisa gotong royong bersatu memutus rantai penularan,” kata dr. Achmad.

Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id (D2).

BPS Catat 6,88 Juta Orang Nganggur, Jateng Tertinggi Kedua Jumlah Penganggurannya Loh!

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah pengangguran naik 60 ribu orang hingga mencapai 6,88 juta orang per Februari 2020. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penduduk usia kerja di Indonesia pada bulan Februari 2020 adalah sebesar 199,4 juta orang. “Kalau kita bandingkan dengan posisi Februari 2019, berarti penduduk usia kerja meningkat 2,92 juta orang,” ujarnya saat teleconference di Jakarta, Selasa (5/5).

Penduduk usia kerja terbagi dua yakni angkatan kerja naik 1,73 juta orang menjadi 137,91 juta orang dan bukan angkatan kerja naik 1,19 juta orang menjadi 61,47 juta orang. Sementara, jumlah orang bekerja pada Februari 2020 yang mengalami kenaikan dengan komposisi pekerja penuh, pekerja paruh waktu ,dan setengah pengangguran. “Setengah pengangguran mengalami penurunan 1,19 juta orang pada bulan Februari 2020,” kata Suhariyanto.

Di sisi lain, ia menambahkan, masih ada perbedaan yang cukup jauh antara tingkat partisipasi angkatan kerja menurut jenis kelamin. “Tingkat partisipasi angkatan kerja lelaki lebih tinggi daripada perempuan. Lalu, khusus untuk perempuan pada Februari 2020 ini mengalami penurunan dari 55,5 persen menjadi 54 persen,” ujarnya.

Sementara untuk prosentase pengangguran terbanyak ada di provinsi Banten. Suhariyanto mengatakan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Banten mencapai 8,01 persen atau di atas rata-rata nasional 4,99 persen. “Kalau kita lihat tingkat pengangguran terbuka menurut provinsi tidak berubah. Tingkat pengangguran terbuka itu terendah di Bali 1,21 persen, sementara tertinggi di Banten itu 8,01 persen,” ujarnya.

Kemudian, Suhariyanto menjelaskan, provinsi dengan tujuan pariwisata juga mengalami peningkatan jumlah pengangguran. “Pada beberapa provinsi, terutama yang menjadi destinasi wisata itu tingkat pengangguran terbukanya mengalami kenaikan. Misalnya untuk Babel (Bangka Belitung) naik tipis dari 3,39 persen jadi 3,41 persen,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, setelah Banten tingkat pengangguran tertingi ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta yang tingkat penganggurannya naik tajam dari 2,86 persen ke 3,38 persen. “Lalu, disusul Sulawesi Utara 5,57 persen, Sulawesi Selatan 6,07 persen, dan Papua Barat 6,2 persen,” kata dia.

Sementara itu,Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebelumnya menyebut jumlah pengangguran sudah melonjak akibat terganggunya roda perekonomian selama masa pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Umum Kadin, Suryani Motik, mengatakan, berdasarkan data yang ia miliki jumlah pengangguran sudah bertambah lebih dari 10 juta orang akibat pandemi Covid-19. “Data unemployment dari pemerintah, per hari ini baru 2-3 juta orang. Kenyataanya di lapangan lebih dari itu, saya yakin sudah puluhan juta,” ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (2/5 lalu).

Pengangguran baru tersebut utamanya disumbangkan oleh sektor hotel restoran pariwisata dan juga UMKM. Motik menjelaskan, sektor hotel memperkerjakan sekitar 15 juta tenaga kerja. Saat ini, sudah banyak hotel yang memutuskan untuk merumahkan karyawannya. “Data 2018, UMKM jumlahnya ada 61 juta, kalau rata-rata memperkerjakan 1-2 orang, berapa besar jumlahnya,” kata dia.

Oleh karenanya, Suryani meminta kepada pemerintah untuk lebih tepat sasaran dalam menyalurkan stimulus berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada para tenaga kerja yang terdampak pandemi Covid-19. Menurutnya, minimnya data akurat yang dimiliki pemerintah mengenai jumlah tenaga kerja mengakibatkan penyaluran BLT menjadi tidak tepat sasaran. “Kalau stimulus tidak tepat sasaran, akan bahaya bagi kita,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, angka pengangguran terbuka bakal mengalami peningkatan signifikan tahun ini. Berdasarkan perhitungan pemerintah, untuk skenario berat bakal ada penambahan 2,9 juta orang menganggur di Indonesia. Adapun untuk skenario yang lebih berat, jumlah pengangguran bakal meningkat hingga 5,2 juta orang. “Pengangguran yang selama ini menurun dalam lima tahun terakhir bakal mengalami kenaikan. Skenario berat ada kenaikan 2,9 juta orang pengangguran dan bisa lebih berat yaitu 5,2 juta orang,” ujar Sri Mulyani dalam video conference, beberapa waktu lalu. (sumber : Tribun Jateng).

Ruas Jalan Jalan Dr Wahidin Tak Jadi Ditutup, Dishub Kota Semarang Sebut Masih Dikaji

SEMARANG – Dinas Perhubungan Kota Semarang bersama Satlantas Polrestabes Semarang akan melakukan penutupan jalan tahap 4.

Sebelumnya beredar kabar penutupan jalan tahap empat dilakukan di tiga ruas jalan yakni Jalan Dr Wahidin mulai simpang Sisingamangaraja sampai simpang TL Kaliwiru, Jalan Ngresep Timur V dari Patung Kuda Diponegoro, dan Jalan Sukun Raya dari Pizza Hut hingga Simpang Bina Remaja.

Kabid Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan menjelaskan, penutupan Jalan Dr Wahidin mulai simpang Sisingamangaraja sampai simpang TL Kaliwiru masih dikaji.

Sementara, penutupan jalan tahap 4 baru akan dilakukan di Jalan Ngresep Timur V dari Patung Kuda Diponegoro dan Jalan Sukun Raya dari Pizza Hut hingga Simpang Bina Remaja mulai pukul 18.00 nanti selama 24 jam. “Jalan Wahidin penutupan sudah berjalan tapi yang dari arah Jatingaleh. Yang dari Simpang Sisingamangaraja belum fix.

Yang pasti nanti Patung Diponegoro dan Sukun,” paparnya, Senin (4/5/2020) sore. Sementara, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pertimbangan ditutupnya Jalan Sukun Raya yaitu situasi di jalan tersebut selama tiga hari terakhir masih cukup ramai.

Begitu juga di Jalan Ngresep Timur V juga terpantau ramai selama tiga hari terakhir. “Di Jalan Sukun selama tiga hari terakhir luar biasa. Orang lalu lalang, kemudian bergerombol. Di patung Diponegoro juga karena setiap malam selalu ramai. Penutupan ini supaya mengurangi mobilitas masyarakat,” terangnya.

Dia memastikan penutupan jalan tersebut tidak permanen. Pihaknya akan membuka jalan tersebut jika kondisi sudah normal kembali. (Sumber : Tribun Jateng)

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial